oleh

Wabup Kendal Tinjau Pospam Idhul Fitri 2019

Kendal , Bratapos.com – Pada H-2 Idhul Fitri tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Kendal Jawa Tengah dimana Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol) Kendal sebagai pelaksananya, melakukan monitoring terhadap Pos Pengamanan (Pospam) yang berada di jalur reguler Pantura dan jalan tol ruas Semarang Batang, Senin (03/6/2019) pukul 20.00.

Rombongan monitoring terdiri dari Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Sekretatis Daerah Kendal Moh. Thoha, Wakapolres Kendal Kompol Cahyo, Dandim Kendal Letkol Ginda Muhammad Ginanjar, Kepala Kesbangpol Kendal Marwoto, Kepala Diskominfo Kendal Ferynando Bonai, Kepala Dinas Perhubungan Kendal Suharjo, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ir.Sugiono dan beberapa pejabat dinas terkait lainnya.

Wabup Kendal Masrur Masykur bersama rombongan melakukan peninjauan terhadap Pospam yang ada di Pasar Cepiring, terminal Bahurekso Weleri, Pasar Weleri dan Rest area Km 391 serta exit tol Kalikangkung.

Dari pengamatan Bratapos.com selama mengikuti monitoring, hanya ada tiga titik yang terlihat mengalami sedikit hambatan yaitu di ruas jalan depan Pasar Weleri, pintu perlintasan Kereta Api Weleri dan Exit tol Weleri.

Terhambatnya arus lalu-lintas tersebut sifatnya hanya insidentil dan secara umum arus lalu lintas di jalur reguler Pantura dan di jalan Tol Trans Jawa terpantau sangat lancar, aman dan tidak terjadi kemacetan sama sekali.

Dalam keterangan persnya pada awak media, Moh. Thoha mengatakan bahwa seluruh komponen yang terkait dalam pengamanan dan pelayanan untuk pemudik Idhul Fitri telah siap seluruhnya.

” Adanya jalan Tol Trans Jawa jelas sangat berpengaruh terhadap kepadatan lalu-lintas di jalur tradisional Pantura karena arus lalu-lintas terbagi menjadi dua. Jika pada tahun 2018 yang lalu masih terlihat adanya kemacetan parah maka tahun 2019 ini hal tersebut tidak lagi terjadi. “, kata Moh. Thoha.

Moh.Thoha menambahkan bahwa dengan kondisi yang ada saat ini berimbas pada kerja dan tanggungjawab dari kepolisian serta pihak terkait dalam pengamanan dan pelayanan pada para pemudik menjadi lebih ringan bila dibanding Idul Fitri tahun 2018 yang lalu.

Terkait dengan adanya isu yang tersebar di masyarakat dimana adanya jalan tol Trans Jawa yang berdampak negatif terhadap omset penjualan pedagang yang ada di sepanjang jalur Pantura terutama bagi pedagang kaki lima, tidak sepenuhnya benar.

Dari penuturan seorang pedagang nasi goreng yang ada di jalan Tentara Pelajar Purin Kendal, Ali Sodikin (38 tahun) pria asal Petarukan Kabupaten Pemalang, mengatakan bahwa adanya jalan tol tidak berpengaruh terhadap omset penjualannya

” Untuk warung saya, adanya jalan tol tidak berpengaruh sama sekali terhadap omset penjualan karena tempat jualan saya berjarak kurang lebih 100 meter dari jalur reguler Pantura Kendal, lagi pula pembeli saya adalah penduduk sekitar yang telah menetap “, ujar Ali.

Reporter : Nardi Cak Wer/Adp

Editor : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA