oleh

MISBAHUL UMAM USTAD KAMTIBMAS : TRADISI MEGENGAN PERKUAT KEIMANAN

Gresik , Bratapos.com – Megengan merupakan tradisi turun temurun yang tetap dilestarikan warga Dusun Glintung Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik Jawa Timur .untuk menyambut hari raya idul fitri.selasa (04/06 ).

Megengan biasanya identik dengan tumpeng yang dikelilingi dengan kue apem.

Untuk mengupas lebih jelas mengenai megengan awak media bratpos mendatangi tokoh agama Desa Kepatihan sekaligus Dai Kamtibmas Kecamatan Menganti Ustad Misbahul umam SH .

IMG-20190604-WA0211

Dengan santai sambil minum kopi ustad menjelaskan tradisi megengan tidak semua tidak semua daerah itu sama ada yang dikeluarkan pada malam takbiran dan ada yang dilaksanakan setelah sholat ID .

Pada hakekatnya tradisi megengan adalah merupakan rasa syukur kepada Allah swt karena telah selesai melaksanakan kewajiban puasa sebulan penuh dibulan ramadhan dan menuju idul fitri kembali suci seperti bayi yang baru lahir tanpa dosa dan noda .

Megengan biasanya tidak lepas dari jajan tradisional berupa kue apem yang dalam bahasa arabnya Af wam yang artinya maaf atau mohon maaf dan bermaaf -maafan .

IMG-20190604-WA0210

Yang telah melakukan puasa ramadhan sebulan penuh tentunya mendapatkan 4 (empat) keutamaan yaitu lebaran ,leburan,luberan, dan laburan .

Lebaran artinya sudah selesai menunaikan kewajiban puasa ramadhan.

Leburan artinya dosa dan kesalahan sudah dilebur /diampuni oleh Allah swt.

Luberan artinya pahala dan ganjaran dilipatkan oleh Allah swt.Laburan artinya peningkatan ibadah dan amal sholeh di bulan syawal menjadi hiasan pribadi dalam kehidupan .

Reporter : anam

Editor : dr

REKOMENDASI UNTUK ANDA