oleh

Polres Kendal musnakan Ribuan Botol Miras

Kendal, Bratapos.com – Usai menggelar apel pasukan pengamanan Operasi Ketupat Candi tahun 2019, Polres Kendal melakukan pemusnahan barang bukti minuman keras beragam merek, hasil produksi pabrikan maupun tradisional di area halaman parkir Polres Kendal, Selasa, (29/05/2019).

Pemusnahan barang bukti miras didahului dengan pelemparan botol miras, oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkompimda), yakni Bupati Kendal Dr Mirna Annisa MSi, Wabup Masrur Maskur, Kapolres AKBP Hamka Mapaita, Dandim 0715 Letkol.Ginda Muhammad Ginanjar, dan perwakilan  Kejari, bersama_sama hadirin lainya, menyaksikan ratusan botol miras yang sudah disusun di atas terpal, digilas oleh kendaraan berat Slender.

IMG-20190528-WA0132-picsay

Kapolres Kendal AKBP Hamka Mapaitta SH,MH mengatakan ada sekitar 3228 botol yang berisi minuman dari berbagai macam merek, termasuk arak ciu sejumlah 250 liter yang kita dapat dari operasi di setiap Kecamatan, paling banyak kita dapatkan dari Wilayah Weleri, setelah kita inventarisir, ternya barang-barang tersebut berasal dari Wilayah Batang”. Ucap Kapolres

Ratusan miras tersebut merupakan hasil operasi penyitaan yang dilakukan jajaran Polres dan Satpol PP Kendal, dalam kurun waktu 23 Hari selama bulan Ramadan.

“Selama Ramadan, kami terus melakukan razia terhadap perdagangan minuman keras di wilayah Kendal. Semoga dengan kegiatan tersebut,  dan nyaman,”

Senada dengan Kapolres, Bupati Kendal Mirna Anissa juga memberikan sedikit arahanya, didepan para undangan,  bupati menyampaikan bahwa minuman miras ini memang peredaranya di larang, selain membahayakan Kesehatan, juga bisa menimbulkan Kerawanan Sosial.

Sebelum dilakukan penggilasan, Ketua MUI Kabupaten Kendal mengatakan,  “Semua agama melarang adanya miras ini” pungkasnya.

Reporter              : nardi

Editor                   : Dr

Publisher             : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA