oleh

DINAS KESEHATAN AGAM KECOLONGAN, DI SIANG BOLONG

Sumbar, Bratapos.com – Setiap penghasil limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) wajib melakukan pengelolaan limbah B3 yang dihasilkannya. Sebagaimana Pasal 3 ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) No 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah B3.

Pengelolaan limbah ( B3 ) ini meliputi kegiatan pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, dan/atau penimbunan limbah B3, dari terbentuknya limbah B3 hingga akhir perlakuannya (from cradle to the grave).

IMG-20190528-WA0118

Limbah medis yang dihasilkan dari fasilitas pelayanan kesehatan (fayankes) termasuk kategori limbah B3 karena memiliki karakteristik infeksius. Misalnya, limbah benda tajam, limbah patologis, dan kasa/perban bekas pakai. Pengaturannya tertuang dalam Peraturan Menteri LHK nomor: P56/Menlhk-Setjen/2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah B3 dari fayankes.

Namun ironisnya ‘ Puskesmas Muaro Putus Jorong muaro putus tiku lima jorong kecamatan tiku lima jorong kabupaten agam sumatara barat , terbukti dengan sengaja membuang limbah ( B3 ) di sembarang tempat, seolah- olah peraturan pun tak di hiraukan,

IMG-20190528-WA0119

Sementara itu awak manajemen puskesmas muaro putus jorong muaro putus tiku Kabupaten agam sumatara barat , di konfirmasi selasa 28/5 -2019 pukul 11-00 wib melalui tata usahan , menyapaikan pengelolaan limbah ( B3 ) dari puskesmas sudah menurut prosudur, tidak ada pihak kami mebuang limbah ( B3 ) pukesmas ini di sebarang tempat.

Dengat debat yang panjang antara awak media bratapos, dengan seorang tata usaha di puskesmas, akirnya awak media ini, mebawa bagian tata usaha, kelokasi di mana tempat pembuangan limbah (B3 ) puskesmas tersebut, ,di lokasi tersebut terbukti, hasil pembuang limbah ( B3 ) bertebaran dimana-mana’ di ujung pembicaran awak media bratapos dengan , tata usaha puskesmas, di karenakan ada bukti ,di temukan dilapangan piahak awak menajemen puskesmas akan berjajanji akan memperbaiki kinirjanya, Ucap bagian tata usaha.

IMG-20190528-WA0120

Sementara itu kepala dinas kesehatan kabupaten Agam sahat di konfirmasi melalui Whatsapp nya, senen 27/5 -2019 mengatakan limbah ( B3 ) tidak boleh di buang di ssmbarangan tempat, harus di kelola denggan aturan , kalau memang terbukti , puskesmas yang bersangkutan mebuang limbah (B3) di sembarang tempat, kita akan ingatkan, lagi dan akan di tegur, ucap kadis pada awak media bratapos com

Reporter : zaherman

Editor : dr

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA