oleh

Terkait Pemberitaan Dirinya Dilaporkan Oleh Eks Kliennya Kepolisian, RH Angkat Bicara

GRESIK, BrataPos.com – Tentang pemberitaan dirinya di Media Online Brata Pos pada Tanggal 13/05/19 yang berjudul “Seorang Oknum Pengacara, Dilaporkan Eks Kliennya Kepolisian” akhirnya RH (inisial) angkat bicara.

Di lansir dari Tabloid Indonesia News edisi 456 Minggu III Mei 2019 RH (inisial) akan melaporkan Advokat Sulton dkk ke Polda Jatim, karena dianggap melakukan Perbuatan Pidana melanggar Pasal 317 tentang dugaan membuat laporan palsu sesuai dengan bukti Laporan Polisi No. TBL/391/V/2019/UM/Jatim.

Hal itu akibat dari tindakan terlapor yang telah melakukan sikap tendesius yang telah melaporkan dirinya ke Polres Gresik terkait soal tindak Pidana dugaan penipuan tersebut. Padahal pada dasarnya Lilik Indrawati sebelumnya adalah Kliennya, yang membuat ulah yakni tidak mau membayar sisa jasa Fee Lawyer yang menjadi hak dirinya sebagai Advokat Kliennya sebagaimana Akta No. 7 tanggal 31 Juli 2018 yang dibuat dihadapan Notaris Baktiar Hasan,SH beralamat di Jalan Raya Pakis Tirtosari No.78 Surabaya.

Selain melaporkan ke tindak Pidana, dirinya juga akan mengajukan permohonan Gugatan Perdata di Pengadilan Negeri Gresik tentang Perbuatan Melawan Hukum yang dilakukan oleh Lilik Indrawati dan Advokat Sulton Sulaiman, SH.MH yang beralamatkan di Jl. Raya Domas Menganti Kab.Gresik serta Advokat Wahyu Adi Prasetyo,SH. Alasan diajukannya Gugatan tersebut karena dalam Perkara No. 1179/Pdt.G/2018/PA.Gsk di Pengadilan Agama Gresik, dirinya adalah Penasehat Hukum/Pengacara/Advokat dari Lilik Indrawati sebagaimana Surat Kuasa Khusus tertanggal 23 Juli 2018.

Dalam Perkara tersebut RH(Inisial) telah melaksanakan tugasnya dan tanggung jawabnya secara baik sebagai Kuasa Hukum dari Lilik Indrawati, dan setelah mengawal beberapa kali di Persidangan Pengadilan Agama Gresik munculah Akta Perdamaian tanggal 26 September 2018 Majelis Hakim Pengadilan Agama Gresik telah menghasilkan putusan Dading.

Akan tetapi menurut dirinya Lilik Indrawati telah melakukan Ingkar Janji atau tidak melaksanakan sebagaimana tertuang dalam isi surat teguran (somasi) sebanyak dua kali yaitu Somasi 1 yang dikirim tanggal 22 Januari 2019 dan Somasi II tanggal 29 Januari 2019. Berlanjut…

Reporter : Dn/Bnd

Editing    : Wo

Publisher : Redaksi

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA