oleh

Di Harapkan Pemerintahan Pusat Stabilkan Harga Bahan Pokok Dan Harga Jualan Petani Masyarakat Umum

NIAS BARAT, Bratapos.com – masyarakat umum memohon kepada pemerintah pusat agar di stabilkan harga bahan pokok masyarakat, khususnya masyarakat kepulauan nias umum khusus masyarakat nias barat di karenakan hingga sampai saat ini harga barang petani sangat menjerit tekanan perusahaan sehingga kalau di bandingkan harga bahan pokok dengan harga bahan petani tidak setimpal lagi.

Beberapa masyarakat nias barat  AG,NH,dan SSD. Keluhkan kelanjutan harga bahan pokok saat ini sangat tidak sesuai dengan jualan petani.

Di lanjutkan menuturkan ke media ini, pemerintah pusat tidak secara langsung mencekit leher petani di indonesia ini, kenapa tidak kalau kita bandingkan petani dengan pns sipil dan pejabat negara sangat jauh kehidupan.

karena petani yang di harapkan ke pemerintah pusat supaya bisa pemerintah  pusat memberi kesjahteraan terhadap seluruh masyaakat indonesia petani dengan program jualan petani tersebut bisa tinggi sehingga bisa di kategrikan masyarakat umum petani sama pendapatan dengan pegawai negeri sipil.

Di lanjutkan menuturkan ke media ini bayangkan pegawai negeri sipil banyak tambahan gaji mereka mulai dari tunjangan, kemudian THR namum kita masyarakat kecil ini apa yang kita dapat kalau bukan di hasil perkebunan kita tutur dengan nada sedih Saat ini jualan petani harga karet 7.000 (tujuh ribu rupiah) Harga kopra 3.500. (tiga ribu lima ratus rupiah). Harga coklat Rp.4.000 (empat ribu rupiah).

namun kalau terus menerus pemerintah pusat hanya terfokus membangun kesejahteraan pns dan pejabat negara akhirnya masyarakat indonesia ini bisa jadi mati kelaparan walau pun saat ini ada program pemerintah pusat menyalurkan bantuan seperti dana PKH,dan beras sastra, namun apakah cukup untuk masyarakat bantuan seperti itu? tentu tidak cukup.

Di lanjutkan NH, kita harap kepada pemerintah pusat supaya tahun 2020 kedapan fokuskan meningkatkan harga jualan petani indonesia ini agar dapat kesejahteraan masyarakat petani.

Reporter          : sh

Editor              : Dr

Publisher          : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA