by

DIDUGA 9 KADES TPK, DIARAHKAN OLEH OKNUM UNTUK SETOR DANA 13,5 JUTA AGAR DUKUNG SALAH SATU CALEG KELUARGA BUPATI

MUSI RAWAS, BrataPos.com – Sembilan Kades dari wilayah Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musi Rawas membantah keras adanya setoran 13,5 Juta menggunakan Dana Desa untuk memenangkan Dua Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Nasdem. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Darhan didampingi Ketua Forum Kades Kecamatan TPK M Sidik. Jumat (10/5/2019).

Menurut Darhan, dirinya seperti di jebak dalam pertemuan press realace terkait tindakan kekerasan yang dilakukan Camat Dien yang dihadiri oleh media cetak dan online. Statemen yang saya sampaikan seperti yang ditulis media itu tidak benar. Dirinya tidak pernah mengatakan setoran sebesar 13,5 Juta tersebut dari Dana Desa.

“Kapasitas saya di undang ke kediaman Tamrin, karena Dia ada rencana kedepan. Kemudian kami bertiga datang. Saya sendiri (Darhan), Tanzilal Azizirrohim dan Cahaya Muda. Sampai disana saya diwawancara oleh media terkait tindakan kekerasan terhadap PPK dan money politik,” kata Darhan.

Lanjutnya, saya seolah-olah di jebak terkait persoalan ini. Saya tidak pernah mengeluarkan statemen seperti yang beredar dalam pemberitaan terkait “setoran 13,5 Juta menggunakan Dana Desa (DD) untuk money politic, tegasnya.

“Ada perundingan dikantor Camat kami diminta untuk membantu Sdr. Novian Fauzi. Pak Camat dan staf meminta berapa dana yang bisa kami bantu, timbul mufakat sebesar 13,5 Juta,” terang Darhan.

Sambung Dia, tidak tahu timbul mufakat itu darimana “kemungkinan mufakat itu dari Ketua Forum” kami Kades-kades diminta membantu.

“Saya membantu 13,5 juta pakai. uang pribadi yang dititip kan kepada Nasir sebesar 50 juta,”

Sementara, Ketua Forum Kades TPK M Sidik membantah terkait setoran 13,5 juta per Kades yang dikumpulkan untuk membantu kemenangan Caleg dari Parti Nasdem, Novia Fauzi (Uchik) adik Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan.

“Uang bantuan pribadi Kades Danhar 13,5 itu bukan setoran untuk membantu Caleg, tetapi uang itu dititipkan Darhan ke Sdr. Nasir untuk membeli besi. Tidak ada sepeserpun saya mengumpulkan duit-duit Kades untuk deal atau mengkondisikan Caleg tertentu., apa lagi menggunakan Dana Desa,” bantah Ketua Forum Kades TPK.

Terkait adanya undangan atau ajakan pertemuan dari Novian Fauzi di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas. Pertemuan itu di akui kebenarannya oleh M Sidik.

“Undangan Caleg Novian di Pendopoan kami penuhi. Dia hanya meminta bantuan jika kades-kades tidak memiliki keluarga yang sedang mencalonkan diri, Novian meminta kades-kades untuk membantu dirinya. Hanya itu, “biasa-biasa saja,” terangnya.

Diwaktu yang berbeda, Tamrin membantah bahwa dirinya mengundang Kades Danhar di kediamannya dan merekayasa atau seolah menjebak Kades Danhar.

“Tanzil itu keponakan saya, Dia meminta bantun terkait persoalan hukum yang dilaporkannya. Kemudian saya memberikan fasilitas tempat press releace bagi Tanzil untuk menyampaikan statemenya ke awak media,” ucap nya.

Dikatakan Tamrin, dirinya tidak mengundang Kades Danhar, kebetulan Danhar datang bersama Tanzil kemudian diwawancarai oleh media..

“Dari mana saya bisa merekayasa sementara dalam pertemuan tersebut saya tidak berbicara dengan Kades Danhar. Yang bicara dengan media itu Danhar sendiri,” imbuhnya.

Terkait persoalan ini, Tamrin kembali mengungkapkan bahwa laporan tindakan kekerasan yang dialami Tanzil sudah dilaporkan yang bersangkutan kepada aparat penegak hukum

“saya hanya memfasilitasi pertemuan Tanzil dengan awak media karena takut kasusnya dipendam (tidak diproses),” terang nya.

Sekarang kasus ini sedang berproses, biarkan penegak hukum yang bekerja dan menyelidiki kasus ini. “Yang kita sayangkan adalah pemanfatan rumah dinas oleh oknum untuk memgumpulkan kades dan terlibatnya politik praktis seorang camat saat pemilihan Caleg pada Pemilu kemarin,” tutup Tamrin.

Reporter : Spd
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA