300 Views
oleh

PROGARAM ‘PKH’ TIMBUL KRIKIL KECIL MENJADI ~TANDA TANYA MASYRAKAT “

AGAM SUMBAR , Bratapos.com – Dengan Adanya Sebuah program Keluarga Harapan ( PKH red ) di perlukan oleh Pemerintah daerah Berberapa tahun yang lalu, Namun ironisnya ,masih juga ada permasalahan masahlan kirikil kecil ,di mata masyrakat.

Sejumlah Warga Kabupaten Agam Provisi Sumatara Barat ( SUMBAR ) yang hidup di bawah garis kemiskinan tidak dapat menerima Program Keluarga Harapan ( PKH ) yang disalurkan pemerintah pusat melalui Pemerintah Daerah .

Bahkan sudah puluhan tahun mereka hidup dalam kondisi yang memprihatinkan, namun tidak terdata di Dinas Sosial . Sehingga mereka tidak pernah merasakanya dan luput dari perhatian pemerintah.

Pantauan di lapangan, dari Awak media bratapos com ada Berbarap kepala keluarga ( KK ) di berberapa Nagar dan kampung di Kabupaten Agam yang tidak pernah mendapatkan bantuan ” dana dari Sebagian Warga tidak tersentuh dari Program Keluarga Harapan ( PKH ) pemerintah Kabupaten Agam, Provinsi — Sumbar.

Salah satu yang tak tersentuh program ini adalah yang enggan di publikasikan namanya . Ia dalam keadaan fisiknya tidak bisa bekerja dikarenakan orang tidak berpendidikan cuma tamatan sekelah dasar , dan sekarang menjadi se oarang buruh tani , Ia terpaksa harus mengemis meminta belas kasihan orang ‘ berkerja di kebun orang, sebagai buruh tani, untuk menghidupi 3 orang anak yang masih kecil dan satu orang istri yang tinggal di sebuah gubuk

“Kami berharap kepada pemerintah kabupaten Agam datang langsung ke kampung – kampung. Untuk mendata warga yang memang membutuhkan Program Keluarga Harapan ( PKH ) dan sejenisnya. Supaya tidak ada kesenjangan sosial terjadi seperti sekarang ini,” harapnya”.

Asil timivitigasi tim DPW Lsm Garuda Nasionl Wilayah Sumbar mengakuai bahwa banyak Warga miskin di Kabupaten Agam Yang tidak mendapatkan Program Keluarga Harapan. ( PKH ) Termasuk di beberapa Nagari di kabupaten Agam Provisi Sumatara– Barat.

Ketua Lsm Garuda Nasioanal memintak Kepada Dinsos melakukan pendataan ulang.

Warga yang menerim ( PKH) sekarang ini merupakan data sensus berberapa tahun yang lalu pendataan ulang. .Arus Segra di lakukan Kembali ‘ Yang nantinya akan memintak melibatkan pihak kepolisian dan Babinsa setempat guna mengantisipasi terjadi kesalah pahaman ‘ terhadap warga yang tidak layak menerima (PKH) dicoret namanya dari data lama, ” jelasnya.

Menurut Ketua Dpw Lsm Garuda Nasional Pihaknya intasi terkait pun dimintak melakukan musyawarah tingkat Jorong Nagari Sampai ke kecamatan’ Terkait pendataan warga yang layak menerima PKH. Dikarenakan data lama tidak lagi sesuai apa yang ada dilapangan” “imbunya”

Reporter : Zaherman

Editor : zai

Publisher : Redaksi