oleh

Curi Sapi Bersama, Divonis Berbeda

GRESIK, BrataPos.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Lia Herawati yang memimpin sidang para komplotan empat orang maling sapi itu divonis berbeda. Kemarin, (7/5/2019).

Kendati dalam amar putusannya ke-empat maling itu yang beraksi di wilayah Gresik utara melakukan tindak pidana bersama-sama. Namun hakim mempunyai pendapat lain pada terdakwa Saudi, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Pria umur 47 tahun itu menerima hukuman lebih ringan dari komplotannya. Ia divonis 1 tahun 3 bulan.

Sedangkan Ketiga terdakwa Nawoto (41), warga Desa Kedung Kendo, Sugio, Lamongan dan Fazal Abrori (25), serta Habib Sholahuddin (26), asal Desa Karangrejo, Ujungpangkah-Gresik divonis 1 tahun 6 bulan.

Ke-empat terdakwa dinyatakan bersalah melanggar pasal 363 KUHP ayat (1) ke-4 tentang pencurian dan pemberatan. Perbuatan mereka telah meresahkan masyarakat. Terutama para peternak hewan di wilayah utara.

Tidak hanya itu, para maling itu telah merugikan korban. Ke-empat maling yang sudah mempunyai cucu itu menikmati hasil curiannya dan dibuat senang-senang.

IMG-20190507-WA0056

Putusan tersebut lebih ringan dibanding tuntutan jaksa sebelumnya yang meminta supaya para terdakwa dihukum 2 tahun penjara.

Meski demikian, vonis yang dijatuhkan sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Terdakwa dan jaksa penuntut umum (JPU) Mansur menerima hukuman tersebut. “Terima yang mulia,” ujar terdakwa bergantian.

Mansur menyatakan, hukuman yang dijatuhkan hakim sudah dianggap pantas. Oleh sebab itu pihaknya memilih untuk menerima. “Iya kami menerima,” ungkap Mansur saat keluar dari ruang sidang.

Sebelumnya, keempat terdakwa telah melakukan akai pencurian hewan di wilayah Gresik utara. Mereka beraksi menggunakan mobol Avanza nopol L 1712 CI. Aksi mereka tergolong licin. Bagaimana tidak, beberapa kali mereka berhasil lolos dari intaian warga setempat.

Reporter : jml
Editor : nr
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA