oleh

AKBP Hilman Wijaya S.IK.M.H Himbau Warga Agar Tidak Melakukan Aktipitas Main Mercon Dan Balap Liar

Sidimpuan , Bratapos.com – Bulan suci Rhamadan selalu diisi dengan berbagai aktivitas, terutama dalam meningkatkan iman dan taqwa, namun hal negatif pun terkadang dilakukan pada bulan ramadan seperti aktivitas balapan liar dan bermain petasan.

Demikian dikatakan Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya S.IK.M.H. Kapolres menghimbau agar warga menjauhi dua kegiatan tersebut. Apalagi, kegiatan balapan liar dan petasan dilarang selama bulan Rhamadan di kota Padangsidimpuan.

IMG-20190508-WA0117

“Kegiatan tersebut selain membahayakan diri juga dapat membahayakan warga dan pengguna jalan lain,” kata Kapolres kepada wartawan, Rabu (8/5).

Kapolres juga menekankan agar senantiasa dalam menjalankan ibadah puasa ini mari kita mulai dengan doa.”Kita berharap kegiatan di Kota Padangsidimpuan ini aman dan nyaman. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengisi bulan Rhamadan ini dengan kegiatan-kegiatan yang positif,” ungkapnya.

Dikatakan Hilman juga menghimbau agar masyarakat menjauhi hal-negatif seperti narkoba, petasan, kegiatan kebut-kebutan atau balapan liar. Menurut dia kegiatan balapan liar sering terjadi di daerah-daerah pada sore hari, khususnya para remaja, kegiatan ngabuburit terkadang diisi mereka dengan balapan liar.

“Di Kota Padangsidimpuan yang memegang teguh dalihan natolu tidak boleh terjadi hal (balapan liar) itu, karena jelas meresahkan dan membahayakan jiwa dan pengguna jalan lain. Lebih baik mengisi waktu pada bulan Puasa ini dengan tarawih keliling, manakib, istigosah, dan kegiatan ibadah lainnya,” katanya.

Untuk meminimalisir kegiatan balapan liar serta peredaran petasan, sambung Hilman, pihaknya akan mengutamakan terlebih dahulu himbauan sebelum tindakan razia.

“Selama Ramadhan, masyarakat diminta untuk tidak menjual dan bermain petasan karena suara ledakan petasan dapat mengganggu ketenangan dan kenyamanan orang-orang yang beribadah puasa,” jelas Kapolres.

Dikatakan Hilman, untuk rencana menertibkan penjualan dan penggunaan petasan yang selama ini cukup marak dimainkan masyarakat terutama pada setiap bulan Rhamadan, pihaknya akan memerintahkan anggota di tingkat personil untuk melakukan razia penjualan barang tersebut secara intensif.

Operasi penertiban penjualan petasan dilakukan di sekitar kawasan permukiman penduduk, pasar dan tempat lainnya akan digalakkan selama bulan Ramadhan.

“Nanti yang kita utamakan adalah himbauan dulu, kemudian pengetatan masalah perizinan, kemudian pengawasan dengan cara bersama-sama baik oleh masyarakat maupun pemerintah,” katanya.

Reporter : Iwansumadi

Editor : zai

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA