oleh

PT. Rimba Karya Rayatama Grup, Dinilai Tutup Mata

KALIMANTAN TIMUR, BrataPos.com – Lagi keluhan karyawan PT. Rimba Karya Rayatama Grup tidak ada tanggapan dari pihak manajemen.

Bahkan di telantarkan tanpa ke jelasan dan kelanjutan nasib. Ahirnya karyawan mengadu ke Lembaga Mediasi Konflik Indonesia (LMKI). Kemarin (2/5/2019).

Menurut keterangan perwakilan karyawan dari PT. Rimba Karya Rayatama unit 1 menyampaikan bahwa, sudah 6 bulan ini belum di bayar gaji. Sedangkan dari RKR unit 2 sudah sekitar 8 bulan, HKL 6 bulan, dan RRL juga 6 bulan berjalan.

“sampai saat ini, elum terselesaikan terkait gaji karyawan. Apalagi kami saat ini menghadapi bulan puasa dan lebaran. Bagaimana nasib keluarga kami ini,” ungkap salah satu perwakilan PT RKR unit 1 saat di temui BrataPos.com.

Dengan tidak ada kejelasan nasib kami, maka kami dari sebagian karyawan mengadukan terkait kejelasan dan gaji kami yang belum terbayar sampai saat ini ke LMKI.

Kami lakukan ini sebagai solusi agar permasalahan keterlambatan hak-hak kami yang belum terselesaikan. Harapan kami semua bahwa masalah ini cepat terselesaikan sebelum lebaran.

“Pihak manajemen tidak pernah menanggapi permohonan karyawan dan terkesan tutup mata hak-hak yang sudah menjadi tanggung jawab perusahaan,” ucapnya dengan kesal. Perusahaan juga tidak pernah proaktif dan memberikan solusi sampai saat ini. Nasib kami jadi seperti digantung,” ungkap karyawan PT Rimba Raya Lestari.

Sejak 6 bulan sampai saat ini kami sama seperti teman-teman yang lain belum terima gaji. Jadi kami ini bingung mau mengadu ke siapa lagi.

“Harapan kami semua bahwa Lembaga Mediasi Konflik Indonesia bisa membantu kami untuk menyelesaikan masalah ini untuk menjadi mediasi kami dengan pihak perusahaan,” sambung karyawan dari HKL.

Pokoknya saya minta perusahaan cepat menyelesaikan tanggungan terhadap kami sebelum lebaran ini. Tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak menyelesaikan hak kami.

“Saya sudah lelah menunggu jawaban dari manajemen yang tidak jelas ini. Yang pasti kami minta untuk di PHK sesuai undang undang yang berlaku di Disnaker,” pungkasnya.

Reporter : sulis
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA