by

Penggelapan sertifikat , dan penipuan terjadi lagi di Karangwotan, Pucakwangi , Kali ini Korbannya Bu Legi .

PATI , Bratapos.com – Kisah Pilu , naas, ngenes yang diceritakan Bu legi kepada Bratapos.com, seorang penjual lonthong ,Warga karangwotan , pucakwangi , Pati ,yang dengan niat baik ,ingin menolong teman laki-laki yang baru dikenalnya dari jumpa Fans di radio swasta di pati, yang mau meminjam uang untuk permodalan Usaha Pak supar ( nama asli) bergerak dibidang furniture , kenalan itu beralamat di Desa Sitirejo , Tambakromo, pati _ bernasib apes. Dalam istilah jawanya nulung kepenthung , niatnya menolong ,malah menjadi korban bulan bulanan Bank rakyat Indonesia Cabang Paras ,Tambakromo, PATI .

Mulanya dengan bermodal sertifikat atas nama Yadiman ( 74 Th ) suaminya , Bu legi diajak ke BRI untuk mengajukan kredit sebesar Rp. 62 jutaan ,Bu legi tentu dijanjikan diberi komisi seniali satu juta , dan jajan namun , karena saran tetangga ueng itu dikembalikan dan gulanya diterima. Kisah “Indah” Persaudaraan itu berujung petaka dan penderitaan , sebab setelah mendapatkan uang ,si Supar ini lalu kabur ke sumatera beserta istrinya .

Si Pengusaha Furniture ini sebenarnya , sudah melakukan cicilan selama 9 kali atau Sembilan bulanKepada BRI terkait , namun pada bulan kesepuluh , mungkin karena terjerat Hutang selain dari Bu Legi itu , siap kabur dan tidak melanjutkan cicilannya , sehingga tanggungan Kredit di sampaikan kepada yang menjamin dan bertanggung jawab yaitu Bu legi sudah jatuh tertimpa tangga , bu legi akhirnya terpaksa meminta bantuan tetangga yang mau membantu membayarkan bank itu dengan pinjam lagi, dengan harapan menyelamatkan sertifikat sebagai agunan itu. Lalu langkah itu dilakukan , bu Legi meminta petunjuk kami untuk bernegosiasi dengan Bank terkit untuk memberi toleransi soal penundaan pembayaran Tunggakan .sampai mendapat uang untuk menutup bank itu pokok beserta bunganya lebih dari lima tahun berjalan,kurang lebih sekitar 56 jutaan . kasus Penipuan dengan kedok persaudaraan , pertemanan ini Korbannya sangat banyak di PATI.

Dari keterangan tetangga dan saudara Si SUPAR ini ,bahwa yang menagih kerumahnya sangat banyak . ditambah lagi semua asset Supar sudah dilelang habis , disita bank seluruhnya . seharusnya ada di daerah tetinggal ini suatu lembaga perlindungan konsumen ataupun LBH Probono( gratis ) yang berkenan membantu kalangan lemah seperti bu Legi ini, dan kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat lemah untuk menuntut hak wan prestasinya serta menuntut Haknya, untuk melaporkan kepada yang berwajib atas dugaan penipuan dan penggelapan Pasal 374 dan Pasal 378 KUHPidana .

Reporter : Johanes Andipurnama

Editor : dr

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA