oleh

RSPO TANGGAPI LAPORAN BRATA POS TERHADAP SUPPLIER MUSIMMAS

SUMUT, BrataPos.com – Complaint form atau formulir laporan yang dikirimkan RSPO atas email BRATA POS Ter-tanggal 18 April 2019, telah mendapatkan respon positif, dengan tegas RSPO akan segera menurunkan team INVESTIGASI untuk mengklarifikasi laporan tersebut dengan kroscek dilapangan tepatnya di PTPN IV.

Pihak RSPO melalui divisi pengaduan yang langsung dikomandoi oleh Imam Marzuki berjanji untuk menindak lanjuti laporan team pelaporan yang terdiri dari jurnalist Bratapos handrianto dan sekretaris jenderal LKLH M. Zainuddin Daulay.

Sebagaimana isi laporan membeberkan bobroknya sistem Line Application Limbah pabrik kelapa sawit milik PTPN IV,dengan mengambil beberapa lokasi di PTPNIV AJAMU dan PTPNIV LANGKAT.

IMG-20190426-WA0406

Pada pabrik PTPNIV AJAMU bukan lagi ditemukan kebocoran yang tidak disengaja, namun limbah pabrik kelapa sawit milik pemerintah tersebut dengan sengaja membuang limbahnya melalui pipa-pipa saluran langsung menuju sungai barumun di desa Panai hulu serta ada beberapa titik merubah bentang alam yaitu anak sungai dijadikan tempat penampungan limbah.

Sebagai mana terjadi jika sungai barumun mengalami air pasang maka seluruh anak sungai tersebut akan dipenuhi oleh air dari sungai barumun dan otomatis apapun jenis biota sungai memenuhinya.

Namun apa yang terjadi disaat air telah surut, dari pantauan team pelapor menemukan puluhan ikan yang mati mengapung dan terdampar diatas air limbah yang berwarna hitam pekat mengeluarkan bau gas yang sangat tinggi dan sudah bisa disimpulkan air tersebut mengandung zat beracun atau limbah B3 pabrik kelapa sawit milik PTPN IV AJAMU.

IMG-20190426-WA0404

Dilain tempat dan waktu pihak pabrik mengklarifikasi temuan team pelapor, menerangkan bahwa pabrik kelapa sawit milik PTPN IV AJAMU sudah mengaplikasikan limbah buangan mereka dengan baik dan sesuai prosedur.

Entah dari mana pihak PTPN IV menilainya sudah baik dan benar sesuai prosedur. Menurut karyawan PTPN IV, Panca, Reza dan Napit mereka menjabarkan bahwa limbah memang dibuang ke sungai namun kebahu sungai, saat diajak kelokasi mereka menolak dengan alasan bahwa lokasi PTPN IV AJAMU sangat jauh dan jalannya pun rusak.

Namun team berangkat dilain waktu menemukan jalan kelokasi yang lancar dan bagus,serta bahu sungai yang dimaksud mereka adalah benar adanya pembuangan limbah langsung ke badan sungai barumun kecamatan Panai hulu desa ajamu.

Sedangkan sampel lokasi selanjutnya berada di kabupaten Langkat Sumatera Utara,dari pantauan wartawan Bratapos dan LKLH Sumatera Utara Terdapat beberapa point. Limbah pabrik kelapa sawit milik pemerintah di PTPN IV LANGKAT tersebut membuang limbahnya kekolam penampungan yang sangat luas diperkirakan sekitar 3 hektar untuk Line Application limbah pabrik kelapa sawit.

Namun ada beberapa lokasi yang mencurigakan dimana kolam penampungan nomor 2 tersebut mengalami kebocoran hingga mengelilingi lahan 3hektar tersebut hingga menemukan jalur sungai limbah yang sudah penuh dan memadati lahan lahan perkebunan kelapa sawit.

Pada lokasi lainnya terdapat beberapa sungai yang digenangi limbah.Saat di check pada GPS ditemukan bahwa lokasi tersebut merupakan aliran sungai yang aktif,namun pada kenyataannya merupakan aliran penampungan limbah.

Sekretaris jenderal LKLH SUMATERA UTARA berkomentar dengan sangat keras terhadap hasil temuan ini. Kami akan melakukan demonstrasi damai selama ada itikad baik Dirut PTPN IV SIWI Peni untuk menanggapinya.

Namun jika Dirut PTPN IV tidak menggubrisnya, maka kami akan melakukan demonstrasi dalam satu waktu di 3 tempat yang berbeda yaitu RSPO Jakarta-PTPNIV-MUSIMMAS.

“Dengan tuntutan cabut sertifikat RSPO PT PNIV, MUSIMMAS hentikan pengambilan CPO dan kernel PTPNIV, PTPNIV harus menutup pabrik kelapa sawit sampai dibenahinya pengolahan limbah mereka hingga baik,” ungkap Zainuddin Daulay.

Reporter : Handrianto

Editor : dr

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA