oleh

Sunat Anggaran Tiga Kegiatan, Eks Pejabat Dispora Gresik Dituntut 1 Tahun

GRESIK, BrataPos.com – Terdakwa Jairrudin, eks Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik, terlihat tertunduk lesu saat diatas kursi pesakitan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Kemarin, (22/4/2019).

Mantan pejabat Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik itu diseret ke meja hijau, lantaran sunat sejumlah anggaran tahun 2017, kegiatan Car Free Day, Paskibraka dan Gowes Pesona Nusantara.

Pejabat umur 58 tahun itu hanya bisa pasrah saat Tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik yang dipimpin Andri Dwi Subianto saat membacakan surat tuntutaannya.

Sebelumnya, Jairrudin telah mengembalikan uang hasil korupsi sebesar Rp 103.360.811 juta ke Kejari Gresik. Meski demikian, tidak menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.

Didalam surat tuntutaannya disebutkan bahwa, JPU meyakini terdakwa Jarrudin secara sah bersalah melawan hukum. Terdakwa lakukan korupsi, dengan cara memotong anggaran sejumlah kegiatan sebesar 5 persen pada tahun 2017 lalu.

Perbuatan terdakwa telah melanggar pasal 3 tahun 1999 UU Tindak Pidana Korupsi. Menuntut 1,4 tahun penjara,” ucap Andri Dwi Subianto dihadapan ketua majelis hakim Rahmat.

Jairrudin tidak hanya menerima hukuman badan. Ia diminta untuk membayar denda 50 Juta. Namun bila tidak sanggup membayar. Maka diganti dengan hukuman 1 bulan penjara.

“Perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah untuk memberantas korupsi. Selain itu, perbuatan terdakwa telah memperkaya diri, serta merugikan negara,” katanya.

Tidak hanya itu, terdakwa sebagai pejabat negara, seharusnya menjadi panutan masyarakat pada umumnya.

IMG_20181204_010239

Kendati demikian, Andri menilai selama ini terdakwa kooperatif, sopan dalam persidangan. Kemudian, berterus terang mengakui kesalahannya. Selanjutnya, terdakwa juga belum pernah dihukum. Selain itu, terdakwa juga mengembalikan kerugian uang negara.

Usai membacakan berkas tuntutan. Ketua Majelis Hakim Rahmat sambil mengetuk palu, meminta kepada terdakwa dan penasehat hukumnya untuk menyampaikan pembelaan pekan depan.

Dengan wajah terlihat lesu, terdakwa keluar ruang sidang dengan kawalan petugas. Diketahui, Jairrudin menjadi pesakitan lakukan korupsi dengan cara memotong anggaran sejumlah kegiatan sebesar 5 persen pada tahun 2017 lalu.

Dia melakukan pemotongan di tiga kegitan, yakni Car Free Day, Paskibraka dan Gowes Pesona Nusantara. Jumlah uang yang dikumpulkan sebesar Rp 103.360.811 juta.

Reporter : jml
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA