oleh

Gelar Aksi di PT Hexamitra Charcoalindo, Inilah 7 Tuntutan FSPKEP

GRESIK , Bratapos.com – Hari ke dua puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSPKEP) Kabupaten Gresik menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik PT Hexamitra Charcoalindo, Kabupaten Gresik, Senin (16/04).

Koordinator aksi Marsanto mengatakan aksi demo ini digelar untuk memprotes sikap PT Hexamitra Charcoalindo yang tidak menjalankan isi Perjanjian Bersama, yakni memperkerjakan kembali 3 buruh yang di-PHK secara semena-mena.

“Kami menuntut supaya 3 buruh diperkerjakan kembali dan hak-haknya diberikan. Jika tuntutan diabaikan, kami akan terus melakukan aksi demo dan menempuh jalur hukum,” tegas Marsanto.

Dalam orasinya, selain menuntut supaya perusahaan mempekerjakan 3 buruhnya, puluhan buruh juga menuntut 7 poin penting pada PT Hexamitra Charcoalindo.

Pertama, perusahaan agar menjalankan Perjanjian Bersama yang telah disepakati. Kedua, perusahaan wajib membayarkan hak pesangon kepada ahli waris atas pekerja yang meninggal dunia.

“Ketiga, perusahaan membayarkan hak santunan meninggal dunia sebagaimana diatur dalam ketentuan BPJS Ketenagakerjaan,” tegasnya.

Tuntutan keempat, buruh meminta perusahaan menjalankan Putusan Perkara No: 2/Pdt.Sus/PHI/2019/PN.Gsk. Kelima, mempekerjakan kembali saudara Sardi (sopir forklift), Rudi Setiawan (QC) dan saudari Siti Mualifah (produksi).

Keenam, perusahaan wajib membayarkan upah saudara Sardi (Sopir forklift) sesuai dengan Putusan Pengadilan. Dan, ketujuh, agar perusahaan membayarkan upah saudara  Rudi Setiawan (QC) dan  saudari Siti Mualifah (Produksi) sesuai dengan Perjanjian Bersama.

“Kami mengajak kawan-kawan buruh agar terus melakukan aksi ini hingga Sabtu 20 April 2019 sampai tuntutan kita dipenuhi,” tukasnya.

Menyikapi aksi tersebut, pihak perwakilan PT Hexamitra Charcoalindo menggelar pertemuan bipartit. Pihak buruh diwakili oleh Ketua Umum FSPKEP Sunandar.

Dalam pertemuan tersebut, Sunandar menyampaikan tuntutan buruh, termasuk menuntut hak santunan buruh yang meninggal dunia. Bahkan Sunandar sempat menawarkan pinjaman uang kepada pihak perusahaan untuk diberikan kepada ahli waris.

1761263b-728e-4ca2-9430-c44fbb500683 (1)

Sunandar pun berharap supaya pihak perusahaan segera memberikan hak-hak pekerja yang sampai saat ini belum diberikan.

Sayangnya, dalam pertemuan tersebut pihak perusahaan bersikukuh tidak mengabulkan 7 poin tuntutan buruh dengan alasan bahwa permasalahan ini sudah dilimpahkan kepada kuasa hukumnya.

“Upaya penyelesaian sudah ditempuh oleh teman-teman, kalau memang perusahaan punya itikad baik pastinya hak mereka diberikan. Sebaliknya, jika memang permasalahan ini tetap tidak ada titik temu, maka kita tetap akan mengawal sampai selesai,” tegas Sunandar.

Reporter : Anam
Editor : dr
Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA