oleh

Di anggap Kurang Maksimal Pompa Air Sejahtera Warga Minta Pemerintah Evaluasi Ulang

SAMPANG,bratapos.com – Warga RT 05 RW 06 Jalan Sejahtera Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang berharap banjir yang kerap menggenangi permukiman mereka dapat teratasi. Harapan warga setelah selesainya pembangunan rumah dan mesin pompa tersebut bisa mempercepat surutnya air. namun apa yang di harapakan oleh warga jalan sejahtera Kelurahan Rongtengah hanya sebatas harapan, pompa air yang di harapkan bisa menanggulangi banjir dengan baik, namun teramat miris bangunan pompa air di jalan sejahtera di bangun dengan sia sia

“Kami pesimis wilayah RT 05 RW 06 dan sekitarnya dapat terbebas dari banjir pasca musim penghujan jika mesin pompa tersebut tidak berfungsi dengan baik kata Heji, warga RT 05 RW 06 Kelurahan Rongtengah, mending bongkar saja, apa perlunya pemerintah membuat bangunan ini, kalau tidak bermanfaat pada warga imbuhnya Minggu (14/4/2019).

Sebelumnya warga khawatir karena bangunan pompa tersebut juga di genangi oleh air banjir, Mereka mengusullkan supaya pemerintah evaluasi ulang keberadaan pompa di jalan sejahtera Kelurahan Rongtengah

Keberadaan pembangunan instalasi pompa air di jalan sejahtera untuk mengatasi bencana banjir yang melanda di Kabupaten Sampang nampaknya mubazhir.

IMG-20190414-WA0011

Sebab, pembangunan pompa air di jalan sejahtera yang dianggarkan kurang lebihnya Rp 13 miliar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak bisa mengatasi banjir. Karena banjir akibat luapan sungai masih merendam ratusan rumah warga. Dan yang paling teramat yang di sayangkan bangunan pompa tersebut juga banyak di genangi air.

“Percuma meski pemerintah membangun pompa air, buktinya banjir masih melanda di Kota Sampang,” ucap SL warga jalan sejahtera RT 5 RW 6 di Jalan Sejahtera Kelurahan Rongtengah Kota Sampang, minggu (14/4/2019).

Menurutnya, sebagai warga terdampak banjir diharapkan pembangunan instalasi pompa air banjir bisa difungsikan. Jika tidak sama halnya bantuan pemerintah tersebut tidak bermanfaat bagi warga Sampang.mbak susan ya juga sebagai warga sekitar pompa mengatakan,”Terkait masalah banjir di sampang, saya sebagai warga yang tertimpa bencana banjir sangat sedih karna setiap tahun mesti kenak dampaknya,ujarnya

selain itu dengan adanya pompa air tidak berfungsi tetap saja air banjir selalu menggenangi rumah2 warga, mari untuk pemerintah kabupaten sampang untuk segera cari solusi, dan mengevaluasi ulang pompa air di jalan sejahtera,pintanya, kasihan warga yang terkenak banjir, bantuan aja tidak merata tambah mbak susan yang juga seorang jurnalis di kabupaten sampang

Sekedar diketahui, banjir melanda tiga kelurahan dan tujuh desa di Kota Sampang dengan ketinggian air 1 meter sejak minggu (14/4/2019) pagi. Akibat meluapnya sungai kali Kamuning menyebabkan ratusan rumah warga dan fasilitas umum terendam banjir.

Tiga Kelurahan itu diantaranya Kelurahan Dalpenang, Rongtengah, dan Gunung Sekar. Sedangkan, tujuh Desa yaitu Pangelen, Banyumas, Kamuning, Tanggumong, Pasean, Panggung, dan Gunung Maddah.Tak hanya itu, banjir membuat jalur lalu lintas di Kota Sampang lumpuh total. Jalur menuju Kecamatan Omben juga terputus.

tidak luput pula dari sorotan kami, komandan II Ormas Bela Negara Bustomy juga sangat menyayangkan keberadaan pompa air di jalan sejahtera yg manfaat nya masih belum bisa di rasakan warga sekitar,” saya sangat miris dan ironis jika dana sebesar itu yang digunakan untuk pembangunan pompa air, kalau manfaatnya masih dipertanyakan,katanya dengan rasa kecewa.beliau juga menambahkan,” tolong kepada pemerintah sampang khususnya segera evaluasi ulang supaya dana yang keluar tidak terbuang sia sia.ujarnya.

Reporter : TIM

Editing : Wo

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA