oleh

Warga Gunung Cut, Tanam Pohon Pisang

ACEH SELATAN, BrataPos.com – Aksi Tanam pohon pisang, yang dilakukan oleh sejumlah warga Gampong Gunung Cut, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan berbuntut panjang. Pasalnya, kegiatan tersebut tidak boleh dilakukan menjelang pemilu 17 April yang hanya tinggal hitung hari.

Hanya 3 jam pohon pisang yang ditanam oleh sejumlah warga itu, harus dicabut kembali demi kantibmas memasuki masa pemungutan suara. Warga diminta bersabar dan mentaati aturan hukum  yang berlaku.

Kejadian itu, buntut dari ketidak pastian pemerintah daerah, yang belum menyelesaikan pembayaran harga tanah warga Gampong Gunung Cut yang berkisar 5745 m2. Sedangkan, pembangunan Gedung Puskesmas Kemukiman Sedar itu sudah rampung 100 persen.

Persoalan inilah, yang memicu reaksi warga Gampong Gunung Cut, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan yang nekat menanam pohon pisang di halaman puskesmas Kemukiman Sedar tersebut.

“Jika persoalan ini tidak segera diatasi oleh pemkab Aceh Selatan, dengan segera kemungkinan warga Gampong Gunung Cut akan melakukan aksinya kembali, sesudah pemilu pileg dan pilpres,” kata ketua pemuda Dedi kepada Media BrataPos.com.

WhatsApp Image 2019-04-13 at 15.14.34 (1)

Untuk itu, kata ketua pemuda, Dedi pihak Pemerintah Daerah atau Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan,  jangan membuat warga Gampong Gunung Cut menunggu yang tidak pasti, dan sekali lagi mengingatkan pemkab agar serius menyelesaikan pembayaran harga tanah warga yang sudah lama menunggu realisasinya.

“Apabila persoalan itu, tidak bisa diselesaikan pada akhir pekan ini, warga akan melakukan aksi demo ke kantor Bupati setempat,” jelasnya.

Ketika BrataPos.com, konfirmasi Kabid SDM Dinkes Aceh Selatan, Muliadi, SE, sebagai pejabat pengadaan untuk pembebasan tanah Puskesmas Kemukiman Sedar mengatakan, bukan kita mengulur-ngulur waktu menyelesaikan pembayaran harga tanah warga Gampong Gunung Cut, kecamatan Samadua.

Tetapi itu semua ada aturannya dan ada proses bukan sekedar kita balik telapak tangan.

“Pihaknya tahu warga disana sudah lama menunggu relesasi terkait persoalan tersebut dan uang untuk pembayaran harga pembebasan tanah warga Gampong Gunung Cut, sudah masuk dalam RKA Dinkes tahun 2019 ini. Untuk itu pihaknya meminta warga bersabar,”  katanya.

Reporter : asmar endi
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA