by

Tersangka Plt BPKAD Gresik Terjaring OTT, Dilimpahkan Ke JPU

GRESIK, BrataPos.com – Setelah melalui proses yang cukup panjang dan melelahkan. Akhirnya penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, melimpahkan tersangka M. Muchtar dengan barang bukti uang sebesar Rp. 537 juta ke jaksa penuntut umum (JPU).

Tersangka M. Muchtar mantan Sekretaris sekaligus Plt BPKAD Gresik terjerat hukum, lantaran terjaring kasus operasi tangkap tangan (OTT), di Kantor Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gresik, pada (15/1/2019) lalu.

Tersangka yang meringkuk di jeruji besi medaeng Sidoarjo itu, tiba di kantor Kejaksaan sekitar jam 13.00 WIB. Satu jam kemudian, sekitar jam 14.00 WIB, tersangka dibawa ke rutan. Kali ini dititipkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kejati Jatim.

Menurut Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto, pihaknya telah menyelesaikan proses penyidikan dengan mengumpulkan saksi-saksi termasuk tersangka, dan barang bukti.

“Prosesnya penyidikan sudah rampung, kita lanjutkan penyerahan berkas tersangka ke JPU,” katanya kepada wartawan. Kamis, (11/4/2019).

IMG-20190411-WA0075

Setelah diperiksa ulang dan mendatangi beberapa surat administrasi. Tersangka yang didampingi kuasa hukumnya Achmad Riyadh dan rekan, dari Surabaya langsung di masukan ke mobil tahanan pidsus, dan dititipkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kejati Jatim.

“Tahap 2 sudah kita lakukan. Selanjutnya berkas akan segera kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya, dan segera akan disidangkan,” tegas Andrie.

Masih menurutnya, tersangka telah dipindahkan dari Lapas Medaeng ke Rutan Kejati Jatim. Hal tersebut dilakukan agar bisa lebih mempermudah proses di persidangan nantinya.

“Sampai saati ini, perkara OTT jasa pungut insentif di BPPKAD Gresik hanya satu tersangka. Nanti kita lihat jalannya persidangan dan hasil putusan dari Hakim. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain, tapi saat ini belum,” tegasnya.

Reporter : jml
Editor : nr
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA