by

Masyarakat Kedungwaringin Minta Ungkap Kasus Proyek PUPR 2017 Di Kabupaten Bekasi

BEKASI , Bratapos.com – Menindaklanjuti Pemberitaan Proyek Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 di Kabupaten Bekasi, Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) tidak bernyali untuk memberikan sanksi tegas kepada Oknum kontraktor nakal.

Proyek Jalan utama yang berlokasi di Jalan Pasar Bojong Kedungwaringin-Bantarjaya, Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi ini, di sinyalir kangkangi peraturan yang berlaku.

Tender proyek tersebut, di menangkan oleh CV.ALOMBOS PUTRA, yang beralamat JL.Raya H.Nausan RT 04/07 Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dengan harga penawaran Rp. 436.888.000,-

“Para oknum Pejabat Dinas PUPR Kabupaten Bekasi tidak bernyali, untuk mengungkap kasus proyek yang sudah 2 tahun lalu. Karena, Proyek tersebut sudah jelas tidak sesuai prosedural,”ungkap Iwan Metro Ketua Sektor Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Kecamatan Kedungwaringin.

Menurutnya, Para Oknum pejabat PUPR di duga ada persekongkolan dengan Oknum Kontraktor.

“Saya atas nama masyarakat Kedungwaringin, menduga ada persekongkolan antara Oknum Pejabat PUPR dan Oknum Kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Jika memang tidak ada persekongkolan, maka buktikan pada kami, bahwa Dinas terkait memang bersih,”tegasnya.

Iwan pun berharap dan menjelaskan, mekanisme proyek tersebut, hingga pencairan.

“Maka dari itu, Kami berharap kepada Dinas terkait agar bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat, jangan pernah mau di motori oleh oknum kontraktor, bekerjalah sesuai tupoksi nya. Karena, proyek dari tahun 2017 hingga saat ini belum di Core drill,”jelasnya.

Sangat mustahil sekali, masih kata Iwan. Kalau dari tahun 2017 sampai 2019 belum ada pencairan. Nah, terus syarat dari pencairan itu harus ada hasil dari laboratorium. Caranya, harus di Corel drill terlebih dahulu agar diketahui hasil laboratoriumnya.

Ketika BrataPos mendatangi Dinas terkait, Namun Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada tahun 2017,  selalu tidak berada di kantor dan sulit di hubungi. Hingga berita ini di tulis.

Reporter : zw

Editor : zai

Publisher : Redaksi

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA