by

Tipu Miliaran Rupiah, Dirut PT KH Semakin Terpojok Keterangan Saksi

GRESIK, BrataPos.com – Sidang lanjutan dengan terdakwa Muis Al Fhadi (29), perkara penipuan yang mencapai miliaran rupiah. Kini kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Kemarin (9/4/2019).

Sidang yang diketuai majelis hakim Edi, kembali mengagendakan pemeriksaan saksi. Jumlah saksi yang sudah dihadirkan di persidangan 25 orang. Saksi masih dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Nurul Istiana dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Saksi-saksi yang dihadirkan dan yang sudah diperiksa dalam persidangan semakin memojokkan terdakwa. Terdakwa hanya  bisa diam dan menundukan kepala saat saksi menerangkan.

Saksi mengatakan bahwa tidak diberi surat akte jual beli. Kendati sudah melunasinya sejak 2 tahan silam. Saksi mengakui tertarik membeli kaplingan itu karena lokasi dekat. Selain itu, harganya terbilang sangat murah.

Dengan harga sebesar Rp. 30 juta perkapling, dan akan digratiskan satu kapling jika membeli dua unit. Saksi Musalim (62) mengaku percaya saja memberikan uang pelunasan pembelian tanah kapling pada Oktober 2016 lalu.

Sebelumaya, dia diajak oleh marketing PT Kavling Hijau melihat lokasi tanah kaping di Jalan Kalianyar, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng. Ternyata hanya lahan sawah dan tidak ada tanda-tanda pengaplingan.

“Hanya melihat dari jalan saja. Sebab jalanya belum jadi. Setelah itu kembali ke kantornya dan saya lunasi sebesar Rp 61 juta, sekaligus uang tanda jadi sebesar Rp 1 juta. Saya beli karena memang murah, tidak tahunya seperti ini,” ungkapnya.

Sukirno (54) saksi lain mengaku hanya dijanji-janjikan saja oleh marketingnya. Dengan banyak alasan, karena hujan dan tidak bisa dilakukan pengurugan. Bersama temannya pernah datang ke kantor PT KH minta uang kembali.

“Itu 2017 lalu, katanya akan dikembalikan, janjinya 6 bulan lagi dan dipotong 35 persen. Kami tidak mau, akhirnya kita koordinasi dan melaporkan ke yang berwajib,” terangnya salah satu saksi saat dipersidangan.

Dengan kesaksian tersebut, terdakwa yang merupakan Direktur Utama (Dirut) PT Kavling Hijau hanya terdiam. Terdakwa semakin terpojok. Pasalnya semua saksi geram atas ulah dan janji palsu terdakwa.

Sidang dilanjutkan kemball minggu depan. Serta meminta jaksa untuk mendatangkan saksi dari pegawai PT Kavling Hijau. “Sidang dilanjutkan pekan depan untuk mendatangkan saksi dari pihak PT KH,” tutup dia.

Reporter : jml
Editor : nr
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA