by

Oknum Staf KPU Madina Dituding Kencani Istri Orang, Begini Klarifikasinya.

Madina, Bratapos.com – Beredarnya berita dibeberapa media online yang memberitakan bahwa ada oknum staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) telah membawa istri orang dan diduga telah berbuat tidak senonoh. ARD menyatakan bahwa pemberitaan itu tidak benar dan tidak seperti kejadian yang sebenarnya.

ARD saat dikonfirmasi via What’s App (WA), Rabu (10/4) oleh jurnalis media bratapos.com beliau mengklarifikasi semua tudingan yang di alamatkan kepadanya melalui pemberitaan di beberapa media online.

Dalam pernyataan yang ARD sampaikan, beliau menegaskan, terkait berita yang berkembang, sesungguhnya wanita yang bernama Lena tersebut saya Kenal lewat Akun Media Sosiail (fb) dengan nama Akun Mahdalena. Kemudian, sekedar Berchat biasa, saya sembari menanyakan Status beliau, dan dia (L) menjawab bahwa dia seorang Janda.

Selanjutnya sambungnya, pada satu malam, kami bertemu, dengan menjemput dia di Gang Sianagosi. Lalu setelah Selesai makan, karena kita sama sama senang dan merasa nyaman lantas kita berfoto sambil berpelukan. Sebatas itu kami pun komunikasi seperti biasa. Dan sejak akhir bulan maret tidak ada lagi komunikasi dengannya.

Hingga pada minggu malam (7/4), saya Melihat akun dia men-share Foto dia dengan beberapa laki laki termasuk saya dan saya pun menchat nya di messenger dan ada apa kenapa harus foto foto tersebut di share. Lantas dia menjawab, mantan yang melakukannya dan saya pun diminta untuk menghapus Akunnya dan itu pun saya lakukan, dan saya pun menutup akunnya tersebut.

Senin paginya (8/4), ARD didatangi Seorang Pria yang menyampaikan Bahwa Beliau adalah suami dari yang bersangkutan hingga terjadi ada mulut didepan kantor KPU. Pada saat kejadian itu ada beberapa teman-teman dari Wartawan yang meliput kejadian saat adu mulut terjadi. Karena menjaga keamanan kantor dan Keselamatan saya, Sekretaris KPU dan menyampaikan semuanya bisa diselesaikan dengan Baik baik.

Kemudian kami diajak untuk membicarakan nya di dalam kantor KPU. Beliau (STN) menyampaikan semua tuntutannya, lalu saya diwakali sekretris KPU menyampaikan kami akan merembukkan dulu dan bertanggung jawab atas situasi ini. Setelah itu saya kembali ke Sidimpuan untuk berdiskusi dengan keluarga.

Lalu pada selasa pagi (9/4), merekapun kembali ke kantor KPU Mandailing Natal untuk menanyakan keberadaan saya dimana, dan segera mendesak masalah ini pun diselesaikan. Kemudian saya Pun ditelepon Sekretaris KPU terkait bagaimana kondisi perkembangannya. Saya kemudian menyampaikan dengan Itikad baik saya akan menjumpai yang bersangkutan (STN) untuk menyelesaikan semua persoalan.

Siang harinya kami pun bertemu di salah satu tempat di Kecamatan Siabu dan bermufakat untuk sama – sama saling memaafkan terkait persoalan ini dan melihatnya sebagai kesalah fahaman semata. “tandasnya.

Maka dari itu tambahnya, lewat klarifikasi ini saya Menolak dan membantah seluruh pemberitaan yang sudah berkembang, dengan alasan bahwa saya merasa tidak membawa dengan sengaja istri orang lain sebab sepengetahuan saya yang bersangkutan adalah Janda sesuai dengan pengakuannya. Dan saya tidak pernah mengakui mengatakan telah bersama melanggar norma Agama dan lain sebagainya seperti yang diberikan oleh media dan dituliskan di Akun Fb yang telah beredar sekarang ini. Papar beliau.

Reporter : Kabiro Madina./ HC

Editing : Wo

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA