by

Masyarakat Batu Majang Harapakan Penerangan Dari Pemerintah

 MAHULU KALTIM, BrataPos.com – Listrik masuk desa hanya impian masyarakat Batu Majang Indonesia terang batu majang gelap. Mahulu Kaltim harapan masyarakat Batu Majang dan sekitarnya untuk mendapatkan penerangan listrik hanya impian ujar salah satu warga dalam pertemuan tadi malam .hadir dalam pertemuan tersebut tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pengurus kampung batu majang.

Harapan dari para tokoh adat dan masyarakat secepatnya pemerintah merealisasi penerangan atau listrik yang saat ini jadi kebutuhan masyarakat setempat. Indonesia ini sudah terang kok Batu Majang tetap gelap aliran listrik belum terealisasi sampai saat ini, hanya tiang tiang nya saja yang berdiri tegak dan bahkan sudah ada yang roboh.

Pemerintah diharapkan ambil peran dan segera aliran listrik cepat tersambung di desa kami kata tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namanya kami masyarakat batu majang tidak mampu lagi beli bbm.

Tiap hari kami harus menghidupkan genset masing masing rumah masalahnya bagai mana masyarakat kami yang tidak memiliki genset, kami mohon pemerintah dan pejabat terkait dengan masalah ini secepatnya untuk mendesak pemerintah pusat.

Kami juga bagian wilayah Indonesia bertahun tahun kami mengharapkan daerah kami di aliri listrik .namun nyatanya sampai tujuh presiden belum juga ada penerangan di wilayah kampung kami batu majang .

Apa kami ini tidak di anggap rakyat Indonesia oleh pemerintah pusat, kampung kami ini bersebrangan dengan kabupaten Mahulu tetapi kami tidak pernah sampai sekarang ini ada aliran listrik ujar warga, yang ikut pertemuan dan musyawarah membahas masalah aliran listrik.

Memang hanya tiang tiangnya saja yang tegak berdiri ketika bratapos nyambangi Batu Majang. Memang benar adanya hanya tiang tiang beton saja yang berdiri.

Selain listrik sarana komunikasi juga kurang maksimal, karena jaringan sering gangguan kami malam ini bermusyawarah untuk mendesak pemerintah kabupaten dan perintah pusat untuk segera merealisasikan aliran penerangan di kampung kami batu majang.

Karena kampung kami juga sebagai pos Kotis perbatasan.ini harus jadi pertimbangan pemerintah daerah dan pusat kata warga mengakhiri penjelasannya.

 

Reporter :  Sls

Editor    : Nr

Publisher  : Redaksi

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA