by

4 orang pelaku penambang Emas Ilegal Gunung Botak di jerat Hukuman 10 Tahun Penjara

Namlea, bratapos.com –Tiga orang penambang emas di kawasan Gunung Botak Kabupaten Buru. Dan satu pemilik tromol yang tertangkap tangan lagi mengolah emas di Desa Debowae/Unit 18, Kecamatan Waelata, Kab Buru, terancam pidana dan akan di jerat hukuman 10 thn penjara.Penegasan ini di sampaikan oleh Kasatreskrim Polres Pulau Buru, AKP Senja Pratama saat jumpa pers di Polres Pulau Buru, Jumat (5/4/2019).

Kasatrekrim Pratama menjelaskan, keempat pelaku ini akan dijerat UU Nomor 4 Tahun 2009 , tentang Tindak Pidana Minerba, pasal 458 jo pasal 437 jo pasal 67. “Ancaman hukumannya lebih kurang 10 tahun, kata Senja Pratama.

Oknum-oknum yang di tangkap itu antara lain, pemilik tromol, asal Debowae, berenisial (ST-34thn).(DK 38Thn.) (A 40.thn) (AA 35thn) Penambang yang tertang bersal dri desa dan kabupatan yang Berbeda-beda ungkap kasatreskrim saat jumpa pers di Polres pulau Buru.

Menurut Senja, DK, A, dan AA, tiga penambang ilegal dari luar Maluku itu mengambil material emas dari kawadan tambang Emas Gunung Botak di jalur B di Sungai Wamsait, Dusun Wamsait, Desa Dafa.Kemudian material tersebut di olah di tromol milik ST di Desa Debowae.

Keempatnya ditangkap di tempat pengolahan emas milik ST, pukul 12.00 wit pada tanggal 4/4/2019 kamis. Penangkapan di pimpin langsung Kapolsek Waeapo, Ipda Rizki Arif Prabowo bersama enam anggota polsek.Lokasi yang dipakai pengolah emas di Desa Debowae/Unit 18, Kec.Waelata , Selain menangkap keempat pelaku, polisi juga memeriksa tiga orang saksi, yakni istri pemilik tromol, Sutiah Wati 28, Careteker Kades Debowae, Abdullah Umaternate, dan Ketua RT 04, Abdul Wajid.

Dari keterangan, ketiga saksi dan para tersangka, terungkap kalau tromol  aktif beroperasi tiga bulan ini dengan mendapat pasokan bahan baku dari tambang Emas Gunung Botak.

Dalam penangkapan tersebut Kapolsek waeapo menjelasakan mereka juga mengamakan barang bukti  6 Buah Tromol, 18 Buah Peluru Tromol, 7 Buah Fambel Masing masing 6 Buah Fambel Tromol dan 1 buah Fambel Mesin Dinamo, 1 Buah Tabung Bakar Emas. 1 Buah Pompa Injak pembakar Emas, 1 Buah Roda Pemutar Tromol, 1 Buah Dinamo, 1 Karung Ampas Material emas, dan juga  Mercury Kurang Lebih 2 Ons.

Turut disita, 1 buah selang panjang kurang lebih 10 M, 1 buah kabel panjang kurang lebih 5 M, 1 buah serumi, 3 buah HP. Masing-masing 1 buah merk Vivo, 1 buah merk NOKIA dan 1 buah merk Advan.Para penambang ilegal ini di hadapan penyidik mengaku nekad menerobos Tambang mas Gunung Botak untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Ungkap kaplsek yang berpangkat ipda tersebut.

Dengan di tangkapnya penambang ilegal ini Polres Pulau Buru terus meningkatkan kewaspadaan di sekitar Tambang Emas Gunung Botak.Masyarakat sudah tahu kalau GB telah ditutup, tapi ada yang kucing-kucingan masuk secara sembunyi-sembunyi mencuri matereal kemudian diolah di tempat lain. Kata Senja Pratama, untuk itu polisi terus gencar malakukan penertiban dan juga penindakan terhadap penambang ilegal yang tertangkap.

Terkait dengan masih ditemukannya merkuri, Senja Pratama, mengakui bahwa selama ini polisi terus melakukan penyelidikan di wilayah Kabupaten Buru, khususnya tambang di wilayah Tambang Emas Gunung . Hasilnya tertangkap ada yang masih menggunakan merkuri tutupnya.

Reporter : ABIL

Editing : Wo

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA