by

Waw..!! Peluncuran Kampung Hijau Tempesaurus Beji, Bakal Tercatat di Rekor Muri

BATU, BrataPos.com – Warga Kota Batu dan para wisatawan, bakal disugui acara spektakuler. Sajian itu, bertajuk peluncuran kampung hijau bernama “tempesaurus”. Tempe yang berbentuk dinosaurus bakal tercatat direkor muri dengan ukuran 5 X 7 Meter dengan berat 600 kg.

Acara ini terselenggara berkat kerja bareng antara, Fakultas Komunikasi UMM, Indana Paint, Jatim Park 3 dan Desa Beji. Segala persiapan sudah dilakukan dengan matang dan terencana. Pasalnya, acara yang digeber pada sabtu  6 April 2019 ini, bakal dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur.

 Pengerjaanya sudah dimulai pada tanggal 1 April. Di lokasi acara, akan terpasang tenda ber AC untuk menyimpan tempe muri, agar temperaturnya tetap hangat.

Selain itu, panitia juga menyiapkan puluhan stand UMKM untuk memamerkan produk unggulan desa Beji. Gladi kotor dimulai tanggal 5 April, dan Gladi bersih tanggal 6 April 2019 dimulai pukul 09 hingga pukul 12.00 WIB.

Sementara peresmian kampung hijau tempesaurus oleh Gubernur Jawa Timur dimulai pukul 14.00 dihalaman belakang Jatim Park 3 desa Beji, Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Sebelum acara berlangsung, penonton akan disugui beberapa sajian kesenian. Dua panggung berukuran kecil dan besar akan disiapkan untuk menampilkan beberapa kreasi seni dari para punggawa Jatim Park 3 dan warga Desa Beji.

Plt Kepala Desa Beji Edwin Harahap berharap dengan adanya kegiatan ini, kedepan bisa tercipta lingkungan yang bersih, nyaman dan indah.

Dengan begitu, rasa memiliki kampung tersebut semakin tinggi. Menurutnya, kampung Beji dari dulu hingga sekarang tetap menonjolkan ciri khasnya pengrajin tempe.

“Kegiatan tersebut, bisa membangkitkan gairah masyarakat Beji sebagai kampung hijau, agar semakin terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan. Pengunjung bisa membeli tempe dan berbagai macam olahan yang bahan bakunya dari tempe,” terang Edwin pada Brata Pos Selasa (2/4/2019).

Selain itu, masih kata Edwin, Kampung hijau tempesaurus ini sebagai stimulan untuk kampung kampung lainya. Dengan begitu, akan terjadi keselerasan untuk mendesain kampungnya masing masing sesuai potensi wilayah. Yang terpenting, membangun komunikasi dan kerjasama antara pengusaha di wilayah masing-masing.

Reporter : Ard
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA