by

Embat uang perusahaan di vonis 10 bulan penjara

GRESIK | Bratapos.com – Terbukti melakukan penggelapan dalam jabatan, terdakwa M. Farhan Azies, SE, di vonis dengan hukuman penjara selama 10 bulan oleh Majelis hakim yang diketuai Eddy.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Lila Yurifa Prihasti yang menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 tahun dan 3 bulan.

Dalam amar putusannya, terdakwa di nilai telah melakukan penggelapan penagihan uang dari jual barang berupa semen di perusahaan PT. BIG tempat terdakwa bekerja.

Perbuatan terdakwa tidak hanya kali ini saja, terdakwa juga merupakan residivis dengan perbuatan yang sama sebanyak dua kali.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan penggelapan dalam jabatan. Terdakwa melanggar pasal 374 KUHP. Menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama 10 bulan,” tegas Eddy saat membacakan putusan.

Atas vonis ini, terdakwa menyatakan menerima. Sementara itu, JPU Lila Yurifa Prihasti menyatakan pikir-pikir.

Seperti diberitakan, terdakwa diseret ke Meja hijau karena melakukan penggelapan. Terdakwa selaku SPV (Supervisor/kepala Depo) di Depo Balongpanggang Gresik yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap keseluruhan barang yang berada di Depo.

Selain itu terdakwa juga merangkap sebagai sales/marketing PT. BIG yang memiliki tugas dan tanggungjawab mencari konsumen untuk penjualan barang berupa semen milik PT. BIG dan juga bertanggung jawab dalam melakukan penagihan. Uang yang digelapkan bernilai ratusan juta rupiah.

Terpisah, JPU Lila Yurifa Prihasti mengatakan tuntutan 1 tahun 3 bulan merupakan tuntutan maksimal dari perkara 374 KUHP. Pasalnya, terdakwa dalam setahun ini sudah menjalani 3 vonis. Pertama di PN Sidoarjo terdakwa divonis 2 tahun, perkara kedua divonis 1 tahun 9 bulan, yang terakhir di PN Gresik di vonis 10 bulan.

Reporter : Jml / fauzi

Editor : dr

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA