by

Upaya Lembaga Bantuan Hukum Lacak, Meloloskan Terdakwa Dari Hukuman Mati

SURABAYA, BrataPos.com – Sidang perkara Narkotika, dengan terdakwa Imam Santoso (39) asal Jalan Simo pomahan baru Surabaya, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (27/03/2019).

Sidang yang di pimpin oleh Safrudin SH selaku ketua majelis hakim beragendakan putusan. Dalam bacaan amar putusannya, ketua majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa Imam Santiso dinyatakan bersalah, karena telah menyalagunakan narkoba jenis ganja.

Dengan ini Majelis Hakim bersepakat dan memutuskan untuk menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama (15) lima belas tahun dan denda sebesar (1) satu milyar dengan subsudier selama (3) tiga bulan kurungan.

Mendengar putusan tersebut, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Fariji SH, dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lacak, langsung menerima putusan tersebut dengan semangat. “Saya terima putusan ini pak Hakim,” ucap terdakwa.

IMG-20190328-WA0027

Sementara sebagai kuasa hukum Fariji SH, mengatakan, saya merasa lega sekali atas putusan ini, kata Fariji sambil tersenyum lebar.

Yang pasti usaha kami dalam membela klien bisa dikatakan berhasilĀ dan lolos dari ancaman hukuman mati, pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa pada persidangan sebelumnya, JPU menjerat terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 111 ayat (2) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.

Reporter : Bnd/Zs
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA