by

Pestival durian gratis di Trenggalek ricuh sejumplah pengunjung terluka

 

TRENGALEK , Bratapos.com – Acara pestival durian dan makan durian bareng PLT Bupati Trenggalek Moch.Nur Aripin yang di adakan di argopark berlangsung ricuh ribuan warga yang tak sabar acara  di mulai saling berebut gunungan  durian yang diletakkan di lapangan argopark.

Bahkan sejumlah warga terluka karena rebutan durian yang di sediakan oleh panitia banyaknya ribuan pengunjung yang datang membuat petugas keamanan yang di siapkan oleh panitia tidak mampu menghalang pengunjung yang sudah mendekati argopark sejak pagi pestival yang dijadwalkan pukul14.00 harus molor bebepa jam ada 3000 durian yang di siapkan oleh panitia durian durian tersebut di siapkan di stan dan di buat gunungan sebelum pestival di mulai. diadakan berbagai acara mulai dari doa hiburan musik dan sambutan sambutan.

IMG-20190327-WA0114

Tanpa waktu lama gunungan durian dan di stan warga yang sudah mengerumuni gunungan durian langsung saling berebut bahkan kegiatan belum di mulai ribuan durian sudah ludes untuk mendapatkan durian yang oleh panitia padahal awalnya pestival durian ini adalah makan bersama yang sudah di sediakan oleh panitia akan tetapi karena banyaknya pengunjung mereka langsung berebut untuk mendapatkan durian dan kejadian ini tidak pelak membuat sejumlah  pengunjung terluka  akibat berebut durian bahkan berdarah hanya ingin mendapatkan durian gratis tetapi kondisi ini tidak mengurangi antusias masyarakat pengunjung tidak butuh waktu lama 3000 durian yang disediakan panitia ludes tidak sampai 30 menit .

IMG-20190327-WA0113

Sementara sekretaris pertanian dan ketahan pangan pemkab Trenggalek  Didik Susanto saat dikonfirmasi Bratapos.com mengatakan pestival durian dan makan durian bareng PLT Bupati Trenggalek Moch.Nur Aripin di gelar untuk lebih mengenalkan buah lokal kususnya durian lokal dalam pestival ini kami menyiapkan 3000 buah durian lokal semuanya gratis semua sudah di siapkan dari APBD Trenggalek pungkasnya.

Reporter : yanto

Editor : zai

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA