by

Kapolda Maluku, Laksanakan Kunjungan Kerja

NAMLEA, BrataPos.com – Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM bersama rombongan Kementrian RI dan Pju Polda Maluku, melaksanakan Kunjungan Kerja di Kabupaten Pulau Buru tepatnya di Gunung Botak (26/3/2019).

Rombongan yang ikut dalam kegiatan tersebut Irjen Pol. Drs. Carlo Tewu, Deputi IV Kemenkopolhukam Ridwan Djamaludin, Deputi Bidang Infrastruktur Kemenkomaritim Yudi Prabangkara, Asdep Infrastruktur Pertambangan dan Energi Kemenkomaritim, Tatang Direktur Pemasaran PT. Antam dan Trenggono Direktur Pengembangan PT. Timah.

Selain itu, juga hadir Dr. Lana Kasubdit di Minerba, Jajat Kasie di Mineba, Airin Kasubdit Pemulihan B3 di KLHK, Harry Kasie Bahan B3 di KLHK, Perwakilan Kementrian BUMN dan Adi perwakilan dari Sekretariat Kabinet.

Sementara rombongan dari Kapolda yakni Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM, Karo Ops Polda Maluku, Direskrimsus Polda Maluku Kombes Pol. Firman Nainggolan, SH., MH, Dansat Brimobda Maluku Kombes Pol. M. Guntur, S.I.K, M.H, Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Drs. M. Roem Ohoirat, Bripda Victor Sapulette Fotograper dan Bripda Al Syukur Brig Bidhumas Polda Maluku.

Selain itu, rombongan juga didampingi oleh Kapolres Buru AKBP Ricky Purnama Kertapati, S.I.K., M.Si, Waka Polres Buru Kompol Bachri Hehanussa, SE., M.Si. Beserta jajaran Polres P Buru.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Danramil 04 Waiapo Lettu Inf Tambrin Batu Atas yang mewakili Dandim 1506/NAMLEA dan Wakil Bupati P Buru Amustofa Besan, S.H. beserta Jajaran.

Sekitar Pukul 10.15 WIT Kapolda Maluku beserta rombongan tiba di Perusahaan BPS di Desa Kaiely, kecamatan Teluk Kaiely, Kabupaten Buru. Selain itu juga menuju lokasi tambang emas Gunung Botak dengan mengunakan Mobil dan tiba di Pos Puncak Gunung Botak pada pukul 11.20 WIT.

Kemenkomaritim Yudi Prabangkara menjelaskan bahwa, kegiatan ini pada dasarnya untuk meningkatkan sumber daya alam yang ada di Pulau Buru.

“Tetapi sama sekali tidak melupakan aspek kelestarian lingkungan,” katanya.

IMG-20190326-WA0061

Lanjut menurut informasi sebagai mana yang kita ketahui kurang lebih ada 15.000 penambang emas ilegal di tambang gunung botak.

Disatu sisi, dengan mereka menambang emas, Pemerintah tidak mendapat apa-apa. Apresiasi pemerintah pusat kususnya Kapolda Maluku beserta jajaran dan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru.

“Sudah Berhasil menutup tambang emas Gunung Botak yang selama para penambang emas ilegal yang selalu menggunakan Bahan kimia Berbahaya (B3),” tutupnya.

Selanjutnya pada pukul 12.45 WiIT. Rombongan meninggalkan lokasi tambang gunung Botak turun melalui jalur kali Anahoni dan langsung menuju desa Kaiely.

Sekitar Pukul 14.00 WIT, Kapolda Maluku beserta rombongan tiba di Pelabuhan Fery kaiely. Akhirnya Kapolda Maluku tiba di pelabuhan Namlea dan selanjutnya menuju Bandara Namniwel untuk Take Off ke Bandara Pattimura Ambon.

Reporter : sarbin
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA