by

BPC Peradin, Akan Bongkar Raibnya Dana PIP di SDN Situbondo

SITUBONDO, BrataPos.com – Santer adanya dugaan penyelewengan Dana Program Indonesia Pintar (PIP). Kini fenomina itu muncul kembali. Kali ini dugaannya dialamatkan pada SDN 3 Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

Badan Pengurus Wilayah (BPW) Peradin Jawa Timur, Budi Santoso melakukan klarifikasi kepada Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Korwil Banyuputih. Dia tidak sendirian. Ia didampingi pihak Kepolisian sektor Banyuputih.

Klarifikasi itu, berkaitan tentang raibnya dana PIP Sebesar Rp 450 ribu. Dana itu sedianya diperuntukkan bagi 9 siswa yang tidak mampu penerima periode 2018-2019.

Kedatangan kami, hanya ingin klarifikasi berdasarkan pengaduan wali murid ke KDPW PERADIN Jatim. Pengaduan itu terkait program pemerintah bagi siswa kurang mampu periode 2018-2019.

“Sesuai buku rekening para siswa/siswi, telah masuk uang sebesar Rp 450 ribu. Tapi tidak bisa dicairkan oleh mereka. Ternyata setelah saya klarifikasi ke Bank BRI sudah dilakukan pencairan tanggal 24 Novemver 2018 melalui ATM,” urai Budi.

Masih menurutnya, siapa yang melakukan pencairan itu,? Bahkan  banyak sekali kejanggalan yang terjadi di program tersebut.

“Seperti siapa pemegang ATM dari setiap rekening. Karena semua wali murid mengaku tidak pernah tahu, jika buku rekening yang mereka berikut Kartu ATMnya,” terangnya pada BrataPos.com, Jum’at (22/3/2019).

Sementara lanjut Budi, kepala sekolah ketika dikonfirmasi perihal itu mengatakan, dana itu ditarik oleh pusat. Sehingga, pernyataan itu jelas fatal sekali.

Apa mungkin, pemerintah pusat menarik dana PIP itu melalui rekening. Untuk itu kami konfirmasi ke Korwil Banyuputih untuk membuka secara jelas, dimana ATM itu berada. Karena daerah lain seperti Asembagus itu keluar bersama ATMnya.

“Ini pasti ada permainan besar yang bisa saja melibatkan Dinas Pendidikan Situbondo atau Petugas Bank. Semua bukti sudah saya kantongi termasuk jam dan lokasi saat penarikan,” tambah Budi penuh selidik.

Ia berharap sekali kasus tersebut dibuka secara transparan. Info yang didapatnya, kasus serupa yang terjadi di kabupaten Situbondo ditutup atau selesai di tingkat sekolah.

Reporter : Ard/Tim
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA