by

Divonis 10 Bulan, Dua Sekawan Sumringah

GRESIK, BrataPos.com – Kedua terdakwa ini, tidak seperti waktu masih berkeliaran di jalan. Mencari sasaran rampas Hp. Saat duduk di atas kursi pesakitan Pengadilan Gresik. Mereka hanya bisa terdiam. Bahkan mereka, tidak bisa berbuat banyak.

Dua sekawan itu, Rizky Kurniawan (25), warga Kelurahan Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, dan Mukhamad Indra (28), asal Desa Kendal, Kecamatan Soko, Tuban. Bajing jalanan itu, divonis 10 bulan penjara.

Sidang yang dipimpin oleh majelis hakim Rina. Mereka terbukti melakukan perampasan handphone seorang bocah di Jalan Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

“Kedua terdakwa terbukti bersalah, melanggar pasal 368 ayat (2) KUHP. Perbuatan mereka, dianggap merugikan dan meresahkan masyarakat. Termasuk saksi korban,” kata Rina.

Hakim Rina menilai. Hukuman itu, sudah sesuai dengan perbuatan terdakwa. Pasalnya, kedua terdakwa belum pernah dihukum. Mereka juga sopan dan berterus terang mengakui kesalahannya.

Namun, putusan tersebut dinilai lebih ringan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Diecky Eka. Pasalnya, dalam sidang sebelumnya. Jaksa menuntut kedua terdakwa selama 1 tahun 8 bulan.

Kendati demikian. Kedua terdakwa menerima hukuman itu. JPU juga mengambil langkah yang sama. “Iya kami menerima,” kata Diecky Eka, kemarin (20/3/2019).

Kedua terdakwa tinggal menjalani sisa masa tahanan. Mereka nampak sumringah ketika hakim mengetuk palu tanda berakhirnya persidangan. Kedua terdakwa pun digiring kembali ke tempat tahanan sementara sebelum dikirim ke Rutan Cerme.

Diketahui, kedua terdakwa telah merampas handphone seorang bocah di Jl Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik, pada Desember 2018 lalu. Dalam melancarkan aksinya, mereka menuduh saksi korban melakukan transaksi narkoba.

Padahal bocah-bocah itu sedang melihat aksi balap liar di sekitar lokasi tersebut. Setelah korban ketakutan, hanphone miliknya dirampas.

Reporter : jml
Editor : nr
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA