by

Demi Tugas Dan Bersinergi Bersama Masyarakat, Yonif 144 Bengkulu Menjaga Perbatasan Hidup Mati Tetap NKRI

MAHULU KALTIM, BrataPos.com – Tugas berat yang diemban prajurit TNI pasukan penjaga perbatasan (satgas pamtas) di wilayah Kalimantan Timur yang berasal dari kesatuan yonif 144 bengkulu. Para prajurit TNI ini, bersinggungan langsung  dengan negara tetangga Malaysia.

Tentu tugas utama satgas yonif 144, mengamankan wilayah teritorial NKRI tetap terjaga aman dan terkendali, kususnya daerah-daerah perbatasan. Beratnya medan yang dihadapi juga tidak main-main. Selain harus menerobos hutan, belantara para prajurit di tuntut tetap siaga penuh dari gangguan ke amanan yang ingin merusak NKRI baik itu dari luar dan dari dalam negri  sendiri.

Kesiapan fisik maupun mental, tentu jadi yang utama dalam menjaga perbatasan NKRI. Untuk kesiapan suplay bahan makan dan perbekalan juga didukung dengan satu helikopter jenis helybell milik TNI siap kapan pun dibutuhkan.

Perhatian pemerintah, harus lebih untuk kesejahteraan para prajurit yang berada di perbatasan. Kendala medan dan tugas yang berat di perbatasan, harus lebih diperhatikan dari pemerintah pusat dengan kondisi yang sangat rawan di perbatasan ini.

Suplay logistik yang bermarkas di pos perbatasan kabupaten Mahulu, tepatnya di kampung Batu Majang, juga selalu berkorelasi bersama penduduk setempat. Hal itu dilakukan untuk selalu menjaga ke harmonisan dan kelancaran tugas serta tanggung jawab mengamankan kan perbatasan.

Kerjasama yang dilaksanakan selain pengamanan, juga mendidik anak-anak Batu Majang dan sekitarnya. Kegiatan yang sudah terlaksana dengan kegiatan melatih anak-anak penduduk setempat, dengan kegiatan melatih karate, Pramuka dan kegiatan lain.

Untuk melatih karate dilaksanakan  tiga kali dalam seminggu. Pramuka seminggu sekali. Namun untuk kegiatan lain membina masyarakat untuk ikut bersama-sama menjaga kedamaian dan kesatuan penyuluhan selalu rutin dilakukan.

Hal itu dilakukan, supaya masyarakat lebih memahami akan pentingnya ke amanan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) bagian dari warga negara ini,” kata salah satu anggota satgas pamtas yang di temui BrataPos.com.

Reporter : Sulis

Editor : jas

Publisher : redaksi

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA