by

Budak Sabu, Menerima Hukuman Setimpal

GRESIK, BrataPos.com – Demi memberikan rasa efek jera pada pelaku kejahatan, budaknya barang haram, alias sabu-sabu.

Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Kemarin (11/2/2019), yang dipimpin oleh majelis hakim Lia Herawati, menjatuhi hukuman empat tahun delapan bulan.

Selain dihukum badan. Terdakwa Edi Suprapto alias Jembling (22), diminta untuk membayar denda 800 Juta.

Tidak hanya itu, warga Dusun Kedungrejo Rt.006 Rw.003, Desa Guyung, Kecamatan Gerrih, Kabupaten Ngawi itu bila tidak sanggup membayar, diganti dengan hukuman tiga bulan penjara.

“Terdakwa terbukti tanpa hak melawan hukum, memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan dan menjadi perantara jual beli narkoba jenis sabu. Sehingga vonis tersebut, sudah sesuai dengan perbuatannya,” kata Lia di ruang sidang.

Tidak hanya itu, perbuatan terdakwa merusak generasi muda, serta menghambat pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba.

Kendati demikian. Hakim menilai bahwa, terdakwa yang indikos di Jalan Kaliasin Gg.VIII, Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya itu, mengakui perbuatannya, dan menyesali kesalahannya dan juga belum pernah dihukum. Kemudian sopan dalam persidangan.

Vonis hakim, dinilai lebih ringan dari tuntutan jaksa Lila Yurifa Prihasti, yang sebelumnya menuntut terdakwa tujuh tahun, denda 800 Juta subsider 6 bulan penjara.

Meski begitu, vonis hakim belum dinyatakan berkekuatan hukum tetap (inkrah). Pasalnya jaksa menyikapi pikir-pikir.

Usai membacakan berkas putusan. Ketua Majelis Hakim Lia Herawati sambil mengetuk palu, menutup persidangan.

Terdakwa yang mengenakan rompi warna orange, meninggalkan kursi pesakitan dan keluar ruang sidang menuju ruang tahanan, dengan kawalan petugas.

Diketahui, terdakwa berurusan dengan hukum setelah tertangkap polisi, pada 7 September 2019 ditangkap Sat Reskoba Polres Gresik.

Dalam penyidikan, polisi menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 0,24 gram.

Reporter : jml
Editor : nr
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA