by

Pemandu Karaoke Nyambi Menjadi Kurir

SURABAYA, BraraPos.com – Pemandu lagu Sri Wulandari (32), menjalani sidang perkara Narkotika di Pengadilan Negeri Surabaya. Senin (11/03/2019). Sidang yang dipimpin oleh Mashuri Efendei SH, MH., dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparlan SH, dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, mengagendakan keterangan saksi dan berlanjut pemeriksaan terdakwa.

Terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya atas petunjuk Hakim pasalnya mendapat ancaman hukuman cukup tinggi. Wanita asal Ngawi yang diketahui indekost dijalan Jemur Wonosari Lebar No.132 Surabaya, mengaku bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah Rumah Karaoke dikawasan Surabaya.

Dirinya juga mengaku hanya disuruh mengantar narkoba oleh temannya yang bernama Irawan als Iwan als Ambon (DPO). Namun dalam pengakuan terdakwa ini sangat berseberangan dengan keterangan saksi penangkap yang dihadirkan oleh JPU.

Pemandu Karaoke Nyambi

Dalam keterangan saksi, bahwa kejadian perkara ini bermula pada Rabu 12 Desember 2018, saat petugas Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan terhadap saksi Nur Hidayat dan saksi Wahyudi Satrio Wibowo di dalam kamar kost di kawasan jalan Jemur Wonosari Lebar No.132 Surabaya.

Saat itu kedua saksi mengaku jika mendapat narkotika jenis Pil Ekstacy tersebut dari terdakwa Sri Wulandari.Ketika dilakukan penggeledahan, petugas mendapatkan barang bukti berupa (1) buah plastik klip kecil berisi (3) tiga butir Pil Ekstacy warna hijau, (1) buah timbangan elektrik, (3) tiga buah pipet kaca kosong, (1) satu Unit HP warna hitam.

Barang tersebut di dapat dari Irawan als Iwan als Ambon (DPO) dengan cara membeli seharga Rp 6,000,000; (enam juta rupiah), akuh terdakwa. Untuk itu JPU menjeratnya sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) Undang Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Reporter              : Bnd/Zs

Editor                    : Nr

Publisher            : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA