by

Miris!!, Gedung Sekolah SMPN 1 Menganti Ambruk

GRESIK, BrataPos.com – Entah karena usia, atau memang ada kesalahan dari kontraktor. Pasalnya tak ada angin kencang ataupun hujan deras, gedung Sekolah SMPN 1 Menganti, Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik tiba-tiba roboh, Selasa (12/3/2019) sore.

Diduga bangunan sekolah, yang sudah tidak lama digunakan itu roboh, karena kayunya sudah lapuk.

Menurut keterangan Kepala Sekolah SMPN 1 Menganti Zakariya mengatakan, Gedung ini atapnya itu lapuk. Dia menilai karena dimakan rayap.

“Semula nampaknya itu seperti bergelombang. Karena kami khawatir, kami kosong kan. Kejadiannya pertengahan 2018,” kata pria umur 59 tahun.

Kemudian lanjut Zakariya, sementara anak-anak, diarahkan di aula. Jadi ditempatkan di aula sementara. Sebenarnya sudah dilakukan dan dijadwalkan rehab oleh pihak dinas. Namun ternyata gagal lelang.

“Ada 3 ruang kelas yang roboh, yakni 7 A, B dan C. Bila nanti ruang ini sudah dibangun, maka anak-anak akan dikembalikan lagi seperti semula,” sambung pria yang bulan Maret mendatang akan pensiun.

Untuk menghindari terjadinya yang tidak diingkan. Maka kami melarang anak-anak untuk bermain disekitar lokasi.

“Dinas sudah merencanakan rehab. Tapi sampai sekarang belum terealisasi, akibat gagal lelang. Tapi masalahnya, kalau ada pertemuan guru, kita dilaksanakan di masjid,” keluhnya.

IMG-20190312-WA0113

Ditempat terpisah, Kabid Managemen Pendidikan Dispendik Gresik Suwono membenarkan atap gedung di SMPN 1 Menganti itu ambrol. Namun, saat berada di lokasi kemarin Suwono memastikan tidak ada korban jiwa.

“Gedung yang dulunya untuk ruang kelas itu sudah lama tidak difungsikan. Sudah setahun tidak digunakan. Mengingat gedung tersebut memang sudah tidak layak. Perlu direhab,” katanya.

Nah, oleh Dispendik Gresik, rehabilitasi gedung SMPN 1 Menganti itu, sebetulnya sudah direncanakan sejak tahun 2018 lalu. Karena masalah anggaran, rehabilitasi ditunda.

“Ya tahun lalu itu sudah direncanakan. Namun anggarannya tidak mencukupi sehingga ditunda,” katanya.

Namun, Suwono memastikan, gedung SMP 1 Menganti itu sudah masuk anggaran tahun 2019. Tahun ini sudah masuk daftar gedung yang akan dibangung.

Diketahui, Dispendik menganggarkan Rp 500 juta untuk rehab ruang kelas. Kemudian Rp 100 juta untuk rehab perpustakaan.

Lebih lanjut, Suwono mengaku pihaknya sudah mendapat laporan sejak akhir 2018 lalu. Gedung tersebut sudah ambrol. Hanya saja, akhir-akhir ini atap gedung ruang kelas tersebut semakin parah.

“Kuda-kudanya sudah keropos. Dan akhirnya ambrol. Bukan rubuh. Soalnya dindingnya masih utuh,” terangnya.

Reporter : jml
Editor : nr
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA