by

Kapolres Pati Peringatkan masyarakat untuk tidak merusak APK

 

PATI , Bratapos.com – Dalam rangkaian kunjungannya  Ke Bawaslu PATI-  AKBP John Wesly Ariyanto ( Rabu 26/01/2019 ) memperingatkan agar masyarakat jangan  main main dengan merusak  APK di pinggir jalan _ Dalam kunjungan tersebut ,Kapolres Pati didampingi PJU Polres Pati diantaranya Kasat Lantas AKP Cristian Chrisye Lolowong, SIK, MH, Kasat Intelkam AKP Yun Iswandi, Kasat Binmas AKP Budi Santoso, SH dan Kasi Propam Iptu Sukarno, SH.

Kunjungan jajaran Kapolres Pati, disambut langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Pati Ahmadi, SH, Karto, S.Ag, Suyatno, S.Ag dan Achwan, S.Pd.I, M.Si.

Dalam kunjungannya, mantan Kapolres Kota Tegal ini menyampaikan pentingnya kerja sama antara Bawaslu Pati dengan Polres Pati dalam mengawal pesta demokrasi di Pati dalam Pemilu 2019. Kerja sama ini bisa diwujudkan dengan berbagi data dan informasi terkait pemetaan kerawanan. “Bahkan anggota kami dalam menjaga kondisifitas selalu melakukan patroli rutin ke KPU, gudang logistik dan Kantor Bawaslu, makanya jangan kaget kalau setiap saat anggota kami berada di sini,” tandasnya.

Achwan, Kordiv Hukum, Data dan Informasi menyampaikan kepada Kapolres Pati bahwa pada saat ini ada kejadian perusakan APK di beberapa tempat, salah satunya perusakan APK Partai Demokrat di Kecamatan Margoyoso yang secara resmi telah dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Pati dan saat ini tengah dalam proses penanganan/penindakan_terhadap pelanggaran tersebut . ditambahkan bahwa perusakan APK merupakan pelanggaran Pidana Pemilu sebagaimana diatur pada Pasal 280 ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor 7 Tahu 2017 tentang Pemilihan Umum, bahwa pelaksana, peserta dan tim kampanye dilarang merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye Peserta Pemilu. Ancamannya pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak 24 juta sebagaimana ketentuan dalam Pasal 521.

Ahmadi, SH selaku Ketua Bawaslu Pati juga menyampaikan bahwa untuk menjerat pelaku perusakan APK untuk unsur “setiap orang” yang melakukannya juga bisa merujuk pada ketentuan Pasal 406 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Dalam kesempatan itu Kapolres Pati menegaskan “Semoga perusakan APK di wilayah Kabupaten Pati tersebut adalah yang terakhir kalinya sehingga proses Pemilu 2019 berjalan sesuai harapan demokrasi,” mengakhiri tatap muka dengan jajaran Bawaslu Kabupaten Pati.

Reporter : Sholihul hadi

Editor : zai

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA