by

Dinilai Bersalah Oleh JPU, Warga Bringkang Menganti Pasrah

GRESIK, BrataPos.com – Sukardi alias Di, (43) dan Senipan alias Cak Pan (53), keduanya warga Bringkang, Rt.010 Rw.005, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Mereka hanya bisa pasrah, ketika duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Kemarin sore (11/3/2019).

Kedua terdakwa, terlihat tertunduk lesu ketika mendengarkan surat tuntutan Budi Prakoso, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Gresik.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Rachmansyah itu. JPU meyakini bahwa, kedua terdakwa secara sah bersalah melawan hukum, melakukan tindak pidana perjudian.

JPU meminta pada hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini. Agar memutus sesuai dengan perbuatannya.

Atas perbuatan terdakwa, sebagaimana yang telah di atur dan diancam pidana dalam pasal 303 ayat (1) Ke-1 KUHP.

“Menuntut terdakwa selama 1 tahun penjara,” ucap Budi dihadapan persidangan.

Sebab lanjut Budi, atas kelakuan kedua terdakwa itu, telah meresahkan masyarakat. Tuntutan yang diterima oleh kedua terdakwa, sudah sesuai dengan perbuatannya.

Kendati demikian, Budi menilai selama ini kedua terdakwa kooperatif, sopan dalam persidangan. Kemudian, berterus terang mengakui kesalahannya.

Selanjutnya, terdakwa juga belum pernah dihukum. Selain itu, kedua terdakwa tulang punggung keluarga.

Majelis Hakim Rachmansyah yang memimpin sidang, memberikan waktu pekan depan dengan agenda putusan.

“Pekan depan agenda putusan, banyak-banyak bedoa,” kata Rachmansyah.

Dengan mengenakan rompi orange, kedua terdakwa keluar ruang sidang dengan kawalan petugas.

Diketahui, kedua terdakwa menjadi pesakitan setelah tertangkap Polda Jawa Timur karena melakukan perjudian dadu di persawahan, di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Dalam proses penggeledahan, korp seragam cokelat berhasil menemukan beberapa barang bukti, uang Rp.1,7 juta, dan beberapa alat dadu.

Reporter : jml
Editing : nur
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA