by

DI VONIS 1 TAHUN PENJARA MAT JEPANG BANDING

Surabaya , Bratapos.com – Sidang kasus tanah milik Sie Probo Wahyudi yang berada di jalan mulyosari Surabaya, telah digelapkan oleh terdakwa Mat Jepang dengan cara sewa tanah, kembali di gelar diruang sari 2 pengadilan negeri surabaya dengan agenda pembacaan putusan dari majelis hakim Maxi Sigarlagi, Dalam Isi putusan nya bahwa terdakwa Mat Jepang terbukti bersalah secara sah mengelapkan uang sewa tanah milik Sie Probo Wahyudi dan di vonis 1 tahun penjara.

Terdakwa yang memiliki nama asli Mat Hori atau nama panggilan nya Mat Jepang hanya bisa terdiam dan tertunduk saat putusan dibacakan di ruang sidang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Mat Hori alias Mat Jepang terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan uang sewa tanah milik Sie Probo Wahyudi Dengan ini menjatuhkan pidana kepada terdakwa Mat Jepang dengan pidana penjara selama 1 tahun,” ucap hakim ketua Maxi Sigarlaki membacakan amar putusannya, Rabu (6/3/2019).

Majelis Hakim Maxi dalam pertimbangannya menilai bahwa terdakwa Mat Hori alias Mat Jepang telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 372 KUHPidana dengan semua unsur-unsurnya.

Vonis 1 tahun tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Sebelumnya Ratna Fitri Hapsari dan Juariyah dari kejati jatim, menuntut terdakwa Mat Jepang alias Mat Hori dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan penjara.

Terkait dengan vonis tersebut terdakwa Mat Jepang langsung menyatakan akan melakukan perlawanan ditingkat banding melalui kuasa hukum nya.

Seusai sidang berlangsung, sempat terjadi keributan diinternal keluarga terdakwa Mat Jepang. Sebab Soetomo Hadi selaku pihak mediator antara Mat Jepang dengan Sie Probowahyudi tidak pernah dihadirkan oleh jaksa penuntut umum sebagai saksi pada saat sidang ini digelar.

Dalam kasus ini, terdakwa Mat Jepang yang merupakan Orang yang terkenal di kawasan Kenjeran ini didakwa jaksa penuntut umum dengan tiga pasal alternatif yakni pasal 406 ayat 1 KUHP, pasal 167 KUHP, dan pasal 372 KUHP.

Untuk diketahui Terkait kasus tersebut, terdakwa Mat Jepang dilaporkan ke polda jatim, setelah melakukan penggelapan uang sewa tanah dan uang properti yang berlokasi di Jalan Kalisari, Mulyosari, Surabaya, milik Sie Probowahyudi (korban).

Perbuatan tersebut dilakukan terdakwa Mat Jepang pada 2013 dan dilaporkan pada 2017. Saat itu, korban Sie Probo wahyudi melalui penasehat hukumnya sudah pernah melayangkan somasi kepada terdakwa Mat Jepang beberapa kali, masalah tanah yang korban sewa tidak dikosongkan dan kenapa properti miliknya dibongkar, padahal hak sewanya akan berakhir pada 2053. Mendapatkan teguran itu, terdakwa Mat Jepang langsung marah sama korban.

Reporter : bnd / zs / nur

Editor : zai

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA