by

TITIK BOR DEKAT KANTOR DESA CIPTODADI, MENGELUARKAN BAU KEBOCORAN GAS

MUSI RAWAS, BrataPos.com – Pj. Kepala Desa Ciptodadi II Marsudi menyampaikan keluhannya kepada Media bahwa, keperdulian petugas Pertamina terhadap lingkungan di sekitar mata Bor.

Hasil survei di lapangan bersama tim media online lainnya membenarkan, adanya bau gas yang sangat menyengat, dikawatirkan memang adanya kebocoran.

Datang rasa takut warga mengenai dampak yang akan timbul bisa membahayakan orang banyak.

Marsudi mengharapkan kepada pihak Pertamina, untuk segera melakukan perbaikan agar tidak membahayakan bagi kesehatan warga masyarakat yang tinggal tak jauh dengan lokasi titik Bor.

Beberapa warga yang sempat ditemui rekan Media ini mengatakan bahwa, semenjak adanya titik BOR di Desa Ciptodadi II infrastruktur jalan  belum sama sekali dibangun.

Padahal kabar yang saya dengar di Desa lain bisa dapat dana CSR yang bisa digunakan untuk pembangunan Desa.

“Namun sayangnya Di Ciptodadi belum pernah menikmati bantuan dari PERTAMINA,” kata warga.

Padahal BOR yang ada, menurut Kepala Desa ada sekitar 80 titik mata Bor peninggalan jaman Belanda, yang masih aktif sampai sekarang.

“Ada 50 titik terlihat sendiri oleh rekan Media Desa Ciptodadi II belum tersentuh pembangunan oleh pihak PERTAMINA,”  tegas Marsudi

Reporter : Spd
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA