by

Diduga Tipu Calon Jama’ah Umroh, PT Wardani Amanah Utama Dilaporkan Ke Polrestabes

SURABAYA, BrataPos.com – Tergiur karena murahnya ongkos umroh, korban penipuan yakni Wagiman SH, melaporkan PT. Wardani Amana Utama yang beralamatkan di Jl. Margorejo Kranggan No 2H – 1 Surabaya.

Korban melaporkan ke polrestabes Surabaya, dengan Nomor: STTLP/B/1175/XI/2018/JATIM/Restabes SBY dengan dugaan PT. Wardani Amana Utama telah melakukan janji-janji palsu dan memberi harapan palsu dan juga penggelapan dan atau penipuan terhadap puluhan calon jama’ah Umroh termasuk Wagiman SH.

Dimulai dari pendaftaran tiga tahun yang lalu, tepatnya tanggal 25 Mei 2016 sampai dengan 20 Mei 2017, semua calon jama’ah hanya diberi janji-janji palsu.

Bahkan terakhir dikonfirmasi oleh Wagiman SH, yang saat itu ditemui oleh salah satu pegawai PT Wardani Amanah Utama Heri, yang menjanjikan akan diberangkatkan dengan trevel lain pada tanggal 1 Juni 2017 dengan harga yang berbeda lebih mahal dan nambah kekurangannya.

Akan tetapi saat dikonfimasi lewat seluler yang menjawab Heni, dengan menjawab. “Kalau mau berangkat harus bayar lunas dulu” kata Heni.

Saat ditemui wartawan Brata Pos Wagiman SH, mengatakan, kami sudah mencoba untuk bersabar mas, tapi sabar juga ada batasnya.

“Sudah tiga tahun lebih kami menunggu, walau sampai detik ini masih belum ada kejelasan berangkatnya kapan,” kata Wagiman SH.

Kami hanya butuh kepastian, kapan kami bisa berangkat ke tanah suci. Kalau memang dari PT Wardani Amana Utama tidak bisa memberikan kepastian peberangkatan umroh yang telah di janjikan.

“Maka kami mohon dikembalikan uang yang sudah masuk dengan seratus persen, dengan jumlah keseluruhan Rp 15.300.000 X 10 orang = Rp 153.000.000 (seratus lima puluh tiga juta rupiah),” tambahnya.

Kerena kami sudah merasa dirugikan secara materi ataupun non materil. “Maka, berdasarkan fakta-fakta, kami akan lakukan tindakan tegas dengan menempuh jalur hukum,” tegasnya.

Sampai berita ini di turunkan pihak dari PT Wardani Amanah Utama yang di pimpin Dewi Inawati Tentrem Wardani S.Pt tidak dapat ditemui ataupun dikonfirmasi va telpon.

Begitu juga dengan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, belum bisa dimintai keyerangan, terkaiat laporan korban Wagiman.

Reporter : Bnd/Zs
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA