by

Demi Warga Surabaya KBRS Perjuangan Siap Menjadi Ujung Tombak

SURABAYA, BrataPos.com – BAPPEKO (Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya) di gruduk para pentolan KBRS-Perjuangan  (Keluarga Besar Rakyat Surabaya Perjuangan) karena menangkap adanya indikasi bahwa upaya KBRS-Perjuangan dalam membantu pemkot.

Untuk membenahi beberapa ketidak sempurnaan terkait pembangunan masjid As-Sakinah Balai Pemuda yang tempo hari telah di resmikan oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini di susupi sebuah kepentingan segelintir orang yang ingin memanfaatkan situasi. Jum’at (01/03/2019).

KBRS Perjuangan menghendaki adanya pembenahan beberapa ruang dan properti masjid, salah satunya membenahi tempat wuduh yang kurang sempurna dan penempatan warung emak Yayuk harus di tempat semula.

Kami ingin mengklarifikasi ke Erik Cahyadi sebagai kepala Bappeko kota surabaya agar jangan sampai terpengaruh oleh hasutan dari orang-orang yang ingin menunggangi dan mempunyai kepentingan untuk perutnya sendiri.

Demi warga Surabaya KBRS Perjuangan siap menjadi ujung

Saya tau oknum ini berusaha mencari keuntungan pribadi dengan mengatasnamakan sebagai keluarga besar KBRS Perjuangan, terang Hasan Yanto Sekretaris KBRS Perjuangan.

Sesampainya di Kantor BAPPEKO, rombongan KBRS Perjuangan belum bisa bertemu langsung dengan Erik Cahyadi dikarenakan sedang dinas luar.

Menurut petugas jaga dari pihak Linmas M Soleh para pejabat yang ada di BAPPEKO saat ini tidak ada di tempat, ada beberapa agenda kegiatan diluar kantor sehingga pemangku kebijakan di BAPPEKO belum bisa ditemui, jelasnya.

Saat di hubungi melalui Celular, Handphone Erik dalam keadaan off. Meskipun demikian keadaannya, para aktivis pejuang rakyat ini tetap menghendaki pertemuannya bersama Erik diharapkan dapat menjernihkan situasi dan meluruskan bahwa oknum yang menemui Erik tempo hari tidak memiliki kapasitas apapun dalam urusan Save Balai Pemuda.

Reporter              : Bnd/Zs/Red

Editor                    : Nr

Publisher            : Redaksi

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA