by

Jaringan Narkotikan Antar Negara Tinggal Tunggu Ketukan Palu Hakim Pengadilan

SURABAYA, BrataPos.com –  Sidang perkara peredaran narkotika jaringan antar negara, kembali di gelar oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (27/02/2019).

Dengan terdakwa asal Malaysia Chia Kim Hwa (35) dan Henry Lau Kie Lee (43) keduanya datang ke Indonesia membawa narkotika jenis sabu sabu sebanyak 1,055 gram, atas pesanan Sihai (DPO).

Sidang yang dipimpin Dwi Purwadi.SH.MH tersebut beragendakan keterangan saksi, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko.SH.MH dari Kejati Jatim yang menghadirkan 2 saksi, yaitu saksi penangkap dan saksi pegawai Hotel Choice BG Juntion Surabaya.

Dari keterangan saksi penangkap menjelaskan bahwa penangkapan kedua terdakwa, berdasarkan informasi masyarakat yang menyebutkan jika akan ada transaksi narkotika jenis sabu yang dibawa oleh orang asing dikamar nomor 117 Hotel Choice BG Juntion jalan Bubutan Surabaya.

Petugas Satresnarkoba Polda Jatim tidak butuh lama melakukan penggerebekan dikamar 117 Hotel Choice BG Juntion akhirnya petugaspun berhasil menangkap Chia Kim Hwa berserta barang bukti berupa (4) empat bungkus plastik berisi sabu seberat 1,055 gram, (1) satu buah pasport dengan nomor A50984371 Chia Kim Hwa.

Jaringan Narkotikan antar negara tinggal tunggu ketukan palu Hakim pengadilan

Setelah itu petugas melakukan pengembangan, dan berhasil menangkap Henry Lau Kie Lee yang sedang makan disebuah Mall BG Juntion Surabaya beserta barang bukti berupa (1) satu buah pasport dengan nomor K41398699 serta uang tunai sebesar Rp 2,200,000; ( dua juta dua ratus ribu rupiah) dan (1) satu Unit HP merk OPPO.

Terdakwa mengaku jika barang tersebut adalah pesanan dari seorang yang bernama Sihai (DPO), kita berdua hanyalah orang suruhan yang dibayar sebesar 10 Ringgit apabila barang tersebut sampai pada pemesan, jelas terdakwa.

Untuk diketahui sidang perkara Narkotika terdakwa didampingi  oleh pengacara senior dari Lembaga Bantuan Hukum Lacak yaitu Fariji.SH dan Patni Ladirjo Palonda.SH selaku tim kuasa hukumnya.

Atas perbuatan kedua terdakwa, JPU menjerat sebagaimana diatur dalam undang-undang dan diancam pidana pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.

Reporter              : Bnd/Zs

Editor                    : Nr

Publisher            : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA