by

Anggota DPR RI H Irgan Hadiri Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional Dari Kemenkes

KABUPATEN TANGERANG , Bratapos.com – Direktorat Pelayanan Kesehatan dengan Mitra Kerja Anggota Komisi IX DPR RI Drs H Irgan Chairul Mahfiz MSi, melalui Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional, Rabu (27/2/19) diAula Kantor Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Dalam kesempatan untuk meningkatkan profesional para tenaga kesehatan. Pelayanan Kesehatan Tradisional adalah bagaimana agar kondisi menghadapi penyakit itu, Irgan Chairul Mahfiz dan Dr Yuniati hadir sebagai narasumber.

Dalam kesempatannya H Irgan Chairul Mahfiz mengatakan, bahwa UUD Negara menjamin warga negara mendapatkan akses kesehatan.

” Tentunya undang undang tentang kesehatan yang menyebutkan tentang pelayanan kesehatan tradisional yang merupakan upaya kesehatan Nasional,” Katanya.

Selain itu pelayanan kesehatan tradisional sebagai alat pelayanan masyarakat H Irgan menyampaikn bahkan sudah terbukti khasiatnya dan terjaga kelestariannya.

” Seperti jamu sebagai warisan nenek moyang, sedangkan obat-obatan biayanya mahal dan terdapat adanya kandungan kimia,” Ucap Anggota DPR RI dari Komisi IX.

Disamping itu Pelayanan Kesehatan Tradisional bersifat alami, menurut H Irgan Chairul Mahfiz menuturkan, semuanya kembali ke alam (back to nature) dan membuat hidup bisa lebih sehat.

” Meski begitu harus berhati-hati dari barang palsu dan tidak sehat, tentunya kita harus perhatikan registrasinya dan tanggal masa kadluarsa,” tuturnya.

Hal inipun dikatakan H Irgan dengan pelayanan kesehatan tradisional lebih baik dari obat lainnya.

” Karena khasiatnya jauh lebih baik, lebih murah, efektif dan maknyus. Kalau obat itu akan meninggalkan racun sehingga bisa menimbulkan efek negatif dengan kerusakan pada ginjal mengakibatkan Cuci Darah karena akibat penggunaan obat yang tidak benar,” tegas H Irgan Chairul Mahfiz.

Sementara itu Dr Yuniati Situmorang dari Deputi Pelayanan Kesehatan Tradisional menjelaskn kalau hanya sakit sedikit jangan buru-buru meminum obat.

” Bisa mengatasinya dengan pijatan, dan akupres. Kecuali kalau sudah divonis tak ada lain kecuali ke rumah sakit,” jelasnya.

Iapun memaparkan untuk meningkatkan kesehatan pribadi dan keluarga, agar dapat produktif.

” Bahwa kita harus mengaktifkan menanam Toga (Tanaman Obat Keluarga) untuk menjaga kesehatan Keluarga,” papar Yuniati

Hal inipun disampaikan Kabid Yankesmas Dinkes menandaskan bahwa di Kabupaten Tangerang diacara ini yang dihadiri kepala Puskesmas dari 26 Puskesmas, Tim Pembina Toga, FKTS, Toga, Dinas Pertanian dan Kader Kesehatan Tradisional.

Kabupaten Tangerang memiliki 90 ribu kader kesehatan dengan prestasi yang diraih, pada 2018 Juara 1 tingkat Provinsi untuk Puskesmas Pagedangan, pada 2017 Puskesmas Kelapadua Juara 1 Tingkat Nasional, Puskesmas Pasarkemis juga juara.

” Diharapkan yang   menjadi juara dapat berkesinambungan dibidang Kesehatan Pelayanan Tradisional, tandasnya.

IMG-20190228-WA0184

Reporter : Soleh

Editor : Zai

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA