by

Oknum Wartawan Mingguan Yang Bertugas di Gresik, Diciduk Satreskoba

GRESIK, BrataPos.com – Diduga Oknum wartawan salah satu media Mingguan yakni Akiyar tidak bisa lagi membiayai kedua istrinya dari hasil jualan narkoba.

Pasalnya, pengedar kelas kakap yang tinggal di Kauman Rt.003 Rw.002, Sumber Rejo, Surabaya itu diringkus polisi. Sejumlah barang bukti juga diamankan.

Pria 40 tahun itu digerebek pertugas saat berada di sebuah kamar kos. Di Dusun Kutil, Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik.

Dia tidak sendirian, dua orang anak buahnya juga ikut diciduk polisi. Dia adalah Moch Dahlan, (33) asal Sumber Rejo, Surabaya, juga ikut diamankan ketika sedang memandikan burung peliharaannya.

Tidak hanya itu, polisi juga menangkap, Imam Sapi’i (39) warga Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Dari ketiga pelaku, petugas menemukan sabu siap edar. Jumlahnya mencapai puluhan gram.

Barang haram tersebut diambil dari wilayah Sidoarjo. Bahkan, kabarnya melibatkan oknum salah satu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di wilayah Jawa Timur. Petugas masih mencari dua orang lain yang berhasil melarikan diri.

Ketiga tersangka merupakan satu jaringan. Keuntungan setiap poket sabu sebesar Rp 200 ribu. Tergantung banyaknya pemesan. Jika ditotal setiap kali transaksi keuntungannya mencapai Rp 10 juta lebih. Hasilnya dibagi rata lima orang. Uangnya untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Kepada petugas, Akiyar mengaku menjalani bisnis haram ini berjalan selama delapan bulan. Dia merupakan pemegang kendali. Mempunyai empat anak buah. Yang beroperasi di masing-masing wilayah.

Sapi’i misalnya,  dia adalah pengedar sabu yang beroperasi di wilayah Cerme. Begitu juga dengan tiga anak buahnya yang lain. Namun, bisnisnya kini sudah terbongkar. Hanya tinggal menunggu waktu hukuman.

Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Redik Tribawanto melalui Kanit Idik II Ipda Suhari menjelaskan, tidak mudah membongkar kasus jaringan narkoba tersebut.

“Dibutuhkan waktu yang cukup lama. Mengintai gerak-gerik pelaku. Ketiganya sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Suhari, kemarin (26/2/2019).

Dia menyatakan, barang bukti yang diamankan mencapai 52 gram. Semuanya sudah siap diedarkan. Belum lagi peralatan yang digunakan untuk mengkonsumsi. Lalu, sejumlah alat untuk menimbang sabu.

Sampai saat ini, sejumlah anggota Satreskoba Polres Gresik terus mencari keberadaan dua orang yang berhasil lari.

“Saat kami melakukan penangkapan, ternyata dua orang di dalam rumah kabur melalui pintu belakang,” jelasanya.

Ketiga tersangka kini harus mendekam di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Polres Gresik. Mereka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) jo pasal 114 ayat (1) UU RI no 35/2009 tentang narkotika. “Ancaman hukumannya diatas lima tahun penjara,” imbuhnya.

Reporter              : Jml

Editor                    : Nurdiana

Publisher             : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA