oleh

Kepala BPN Gresik, Angkat Bicara Terkait Stetment Yang Dikeluarkan

GRESIK, BrataPos.com – Stetmen Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Gresik, Imam Nawawi yang mengatakan bahwa Petok D dan riwayat tanah yang dikeluarkan oleh kepala desa (Kades) itu sebagian palsu.

Hal itu membuat kepala desa se-Kabupaten Gresik geram atas stetmen kepala BPN.

Menurut narasumber yang diperoleh Brata Pos, bahwa stetmen kepala BPN tidak seharusnya keluar seperti itu. Pasalnya petok D dan riwayat tanah yang menyatakan palsu itu lembaga pengadilan.

“Kepala Desa se-Kabupaten Gresik akan mendemo untuk melengserkan kepala BPN, yang sewenang-wenang mengeluarkan stetmen petok D dan riwayat tanah palsu,” kata narasumber kemarin (25/2/2019).

Sementara kepala BPN kabupaten Gresik Imam Nawawi saat di temui di ruang kerjanya, dia menegaskan tidak pernah memberikan stetment, bahwa petok D dan keterangan riwayat tanah yang dikeluarkan kepala desa palsu.

“Saya tidak pernah mengeluarkan stetmen seperti itu. Yang mempunyai kewenangan lembaga pengadilan,” katanya. Kemarin, (26/2/2019).

Lebih jauh Imam menceritakan, namun demikian ada juga data pemohonan pengakuan hak yang menjadi lampiran ada yang tidak konsistenan.

“Namun setelah dikonfirmasi dan diluruskan oleh petugas kami agar data yang diterima betul-betul benar. Saya memeriksa berkas yang diajukan pemohon untuk mengecek, agar tanah tersebut benar-benar subjek yang sebenarnya,” urainya.

Sejauh ini pihaknya belum mendengar kalau ada rencana kepala desa melakukan demo. Tapi demikian pihaknya akan mempersilahkan berkomonikasi dengan saya.

“Mari kita duduk bersama, akan saya jelaskan. Kepala desa mitra saya, jadi ruangan saya ini terbuka untuk kepala desa,” pungkasnya.

Reporter              : Jml

Editor                   : Nurdiana

Publisher             : Redaksi

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA