by

Curi HP, Warga Jambangan Dituntut 10 Bulan

GRESIK, BrataPos.com – Stevanus Amin Altar Rinto Marsetio, hanya bisa pasrah ketika duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Kemarin sore (21/2/2019).

Lelaki 34 tahun itu terlihat tertunduk lesu ketika mendengarkan surat tuntutan Herlambang Surya Alfa’i, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Gresik.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Agung Ciptoadi itu. JPU meyakini bahwa terdakwa Stevanus Amin Altar Rinto Marsetio secara sah bersalah melawan hukum melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

“Atas perbuatan terdakwa, sebagaimana yang telah di atur dan diancam pidana dalam pasal 363 ayat (1) Ke-4 KUHP. Menuntut terdakwa selama sepuluh bulan penjara,” ucap Herlambang dihadapan persidangan.

Sebab, lanjut Herlambang atas kelakuan terdakwa warga Jalan Karah Gg. V/15A Rt.005 Rw.005, Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya itu korban mengalami kerugian jutaan.

IMG-20190221-WA0049

Tuntutan itu sudah sesuai dengan perbuatan terdakwa. Meski demikian, Herlambang menilai selama ini terdakwa kooperatif, sopan dalam persidangan. Kemudian, berterus terang mengakui kesalahannya. Selanjutnya, terdakwa juga belum pernah dihukum.

Majelis Hakim Agung Ciptoadi yang memimpin sidang, memberikan waktu pekan depan dengan agenda putusan, tegas Agung.

Dengan mengenakan rompi orange, terdakwa keluar ruang sidang dengan kawalan petugas.

Diketahui, terdakwa menjadi pesakitan setelah tertangkap polisi karena melakukan pencurian HP di Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik pada 18 Oktober 2018 lalu.

Dalam proses penggeledahan, korp seragam cokelat polsek Driyorejo, berhasil menemukan sebuah satu unit handphone merek Oppo.

Reporter : jml
Editor : nurdiana
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA