by

Mantan Majikan Menjadi Lawan di Persidangan

SURABAYA, BrataPos.com – Sidang lanjutan kasus penganiayaan oleh terdakwa Erick Kurniawan terhadap seorang wanita bernama Ratna Wiharjo di Pengadilan Negeri Surabaya. Senin.(17/02/2019).

Sidang kali ini dalam agenda keterangan saksi, jaksa penuntut umum (JPU) Darwis SH dari Kejaksaan Negeri Surabaya menghadirkan dua (2) yakni Tan Lan Hua ibu dari korban dan Yayhan Andilia mantan pegawai terdakwa Erick untuk dimintai keterangannya.

Dalam keterangan saksi Tan Lan Hua didalam persidangan, ia bertemu Erick di basement parkiran Landmark. “Saya datang bersama anak saya Ratna, bertemu Erick, tujuan saya menemui Erick untuk menanyakan apa benar Ratna diberi uang Erick Rp. 10 juta, hal itu saya lakukan karena dari keterangan Steve yang diberitahu Erick bahwa Ratna diberi uang Erick sejumlah itu,” kata Tan Lan Hua.

“Ketika saya tanya Erick, apa benar anak saya kamu kasih uang sebesar Rp. 10 juta, Erick menjawab saya mau pulang, saya mau pulang, tanpa menjawab pertanyaan saya. Saya bilang, Steve mau kesini kamu jangan pulang dulu, dan ketika Ratna menelpon Steve dan setelah itu dikasihkan ke Erick. Pada saat pembicaraan lewat telepon selesai, tiba-tiba Ratna yang waktu itu dibelakang saya menangis kesakitan, dan bilang kalau dipukul Erick, dan saya lihat bibir anak saya berdarah dan tangannya lebam,” paparnya.

Di lanjut keterangan saksi Yayhan mantan pegawai Erick, ia mengatakan, melihat Erick menyodokkan Handphone kewajah Ratna. “Saya lihat kalau Erick menyodokkan Handphone diwajahnya Ratna, dan setelah itu Ratna menangis, terlihat bibirnya berdarah dan tangan lebam dan setelah itu Erick dibawa ke pos satpam,” ujar Yahyan.

IMG-20190219-WA0010

Dikesempatan yang sama, pada saat pemeriksaan terdakwa Erick, ia mengatakan kalau handphone dikembalikan ke Ratna, dan tidak memukul Ratna, tapi ketika ditanyakan Jaksa Darwis, kenapa kalau menyerahkan handphone tidak ketangan Ratna tapi disodorkan ke wajah Ratna, Erick tampak kebingungan untuk menjawab.

Dengan keterangan kedua saksi Erick(terdakwa) membenarkan semua yang di beberkan oleh saksi.

Dipersidangam terkuak permasalahan terjadinya dugaan penganiayaan terhadap Ratna yang dilakukan oleh Erick.

Awal terjadinya permasalahan ketika pada waktu Erick bekerjasama dengan investor bernama Steve untuk mengadakan bazar. Saat selesai bazar, Erick bilang ke Steve kalau Ratna diberi uang sebesar Rp. 10 juta dengan alasan karena Ratna membantu saat bazar, tetapi karena Ratna merasa tidak menerima uang. akhirnya Ratna mempertemukan Steve dengan Erick di Landmark, tetapi sebelum Steve dan Erick bertemu, terjadilah dugaan penganiayaan dialami Ratna.

Untuk kasus tersebut Erick (terdakwa) di duga melanggar pasal penganiayaan dan sidang di tundah pekan depan.

Reporter : Bnd/Zs

Editor : jas

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA