oleh

Sudah Tiga Tahun Kematian Suaminya Tidak Jelas, Sang Istri Datangi Polres Sumenep

Last updated: Sabtu, 23 Februari 2019, 11:37 WIB

SUMENEP, BrataPos.com –  Yuliani warga Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep yang merupakan istri dari Moh  Anwar korban dugaan pembunuhan, kini kembali datangi Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kedatangan dia, tidak ada maksut lain hanya ingin mempertanyakan kasus dugaan pembubuhan suaminya yang sudah sekitar tiga tahun kasus tersebut belum jelas perkembangannya.

“Tujuan saya ke sini (Polres) biar cepat ditindaklanjuti. Karena sudah tiga tahun belum terungkap,” kata Yuliani di ruangan Kasubbag Humas Polres Sumenep, Rabu (13/2/2019).

Dia mendatangi Polres Sumenep bukan kali ini saja, tapi sudah sekitar satu tahun yang lalu dengan tujuan yang sama menuntut keadilan dan kejelasannya.

“Intinya harapan saya segera terungkap,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Moh Anwar merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep ditemukan tewas mengapung pada Selasa (15/3/2016) sekitar pukul 07.00 WIB di pantai Dusun Pesisir Desa Cabbiye, Kecamatan Talango, Pulau Poteran, Kabupaten Sumenep.

Korban pamit pada istrinya Senin (14/3/2016) malam untuk membentuk kepanitiaan penerimaan mahasiswa baru di kampusnya. Namun, hingga dini hari tidak datang. Handphone korban masih aktif hingga pukul 03.00 WIB.

“Suami saya memang kuliah lagi, karena jadi PNS kan menggunakan ijazah SMA. Waktu itu suami saya pamit ke kampus. Saya cari ke temannya dan ke kampus, ternyata tidak ada. Di kampusnya juga tidak ada pembentukan panitia seperti yang disampaikan suami saya,” paparnya.

Ia mengaku hanya diberi informasi bahwa suaminya meninggal akibat benda tumpul. Namun ia melihat saat mayat ditemukan, di leher bagian belakang ada luka dan ada bekas jeratan.

Reporter : zain/zr

Editor : jas

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA