by

Terkait Alat Tangkap Ikan, DPRD Sumenep Rencanakan Perda Untuk Nelayan

SUMENEP, BrataPos.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menyoroti atas maraknya alat tangkap ikan menggunakan cantrang atau sarka’ yang menyebabkan ikan-ikan kecil dan terumbu karang ikut mati.

Para wakil rakyat saat ini berinisiatif merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan terhadap nelayan dan juga pada ekosistem laut.

“Sebagai jangka panjang untuk melindungi nelayan dan biota laut. DPRD berencana membuat Perda perlindungan nelayan dan ekosistem laut di Sumenep,” kata anggota komisi II DPRD Sumenep, Suharinomo, Senin (11/2/2019).

Raperda dipandang penting untuk melindungi para nelayan dan ekosistem, apalagi melihat berbagai persoalan belakangan ini yang sering terjadi pada nelayan.

“Rencana untuk Raperda sempat didiskusikan di Komisi II sekitar dua minggu yang lalu. Poin pentingnya nanti adalah berkenaan dengan biota laut supaya tidak rusak. Nelayan tetap bisa sejahtera dengan menangkap ikan, dan juga nelayan serta ekosistem laut bisa terlindungi dari pihak oknum yang bersifat nakal,” paparnya.

IMG-20190211-WA0051

Jumlah nelayan di Kabupaten Sumenep saat ini mencapai 41 ribu dari 126 pulau yang ada di Sumenep dengan luas laut sekitar 50.000 km2.

“Jadi, berdasarkan data di Dinas Perikanan Sumenep, jumlah nelayan mencapai 41 ribu,” tutupnya.

Reporter : zain/zr

Editor : Jas

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA