by

Warga Karangbinangun Lamongan, Harus Gigit Jari Untuk Menikmati Udara Bebas

GRESIK, BrataPos.com  – M Saiful Yunus, warga Mayong Wetan Rt.001 Rw.003, Desa Mayong, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan yang indikos di Jalan Kiyai Sahlan, Gg 07 No 05, Rt.001 Rw.004, Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, harus banyak-banyak berdo’a, agar Majelis Hakim menjatuhi hukuman ringan.

Pasalnya pria 25 tahun itu yang menjadi budak narkoba dituntut delapan tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Mansur, dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik kemarin. (6/2/2019).

Terdakwa tidak hanya menerima hukuman badan. Pria lulusan SMP itu juga diminta untuk membayar denda Rp 800 juta. Namun jika tidak sanggup dibayar, diganti dengan kurungan selama enam bulan penjara.

Sidang yang diketuai Majelis Hakim Putu Gede Hariadi itu, JPU Mansur dalam berkas tuntutannya menilai bahwa, terdakwa bersalah melanggar pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Terdakwah Bersama JPU Mansur Saat Menunggu Giliran Sidang (Jml)
Terdakwah Bersama JPU Mansur Saat Menunggu Giliran Sidang (Jml)

“Terdakwa terbukti tanpa hak melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan dan menjadi perantara jual beli narkoba jenis sabu. Sehingga tuntutan tersebut sudah sesuai dengan perbuatannya,” kata Mansur.

Tidak hanya itu, perbuatan terdakwa merusak generasi muda, serta menghambat pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba. Kendati demikian, Mansur menilai bahwa terdakwa mengakui perbuatannya dan menyesali kesalahannya dan juga belum pernah dihukum. Kemudian sopan dalam persidangan.

Usai membacakan berkas tuntutan. Ketua Majelis Hakim Putu Gede Hariadi sambil mengetuk palu, meminta kepada terdakwa untuk menyampaikan pembelaan pekan depan. “Kamu tulis pembelaanmu ya dan bacakan waktu persidangan pekan depan,” pinta Putu kepada terdakwa.

Dengan kawalan petugas, terdakwa yang mengenakan rompi warna orange, meninggalkan kursi pesakitan dan keluar ruang sidang menuju ruang tahanan.

Diketahui, terdakwa berurusan dengan hukum setelah tertangkap polisi, pada hari Rabu (15/8/2019) lalu sekitar pukul 12.30 WIB yang bertempat di kamar kost di Jalan Kiyai Sahlan, Gg 07 No 05, Rt.001 Rw.004, Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik sedang menyimpan narkoba jenis sabu.

Dalam proses penggeledahan dan penyidikan, polisi berhasil menemukan satu poket sabu berat 0.16 gram, dua pipet kaca, 3 sekrop terbuat dari potongan sedotan, 4 plastik bekas bungkus sabu, 2 korek api, 1 timbangan dan sseperangkat alat hisap sabu.

Reporter              : Jamal

Editor                    : Nurdiana

Publisher            : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA