by

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI Untuk Memantau, Dan Evaluasi Bencana Banjir Di Sampang

SAMPANG, BrataPos.com – Kedatangan rombongan Komisi VIII sebanyak 16 anggota DPR-RI, Prof. Dr. H. Hamka Haq MA sebagai Ketua Tim rombongan disambut meriah oleh Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Sampang, dengan nyanyian Mars Tagana dan motto Kabupaten Sampang yaitu Sampang Bermartabat. Rabu, (6/02/2019).

Sekedar diketahui dalam acara tersebut ikut juga yang mendampingi Komisi VIII DPR RI, perwakilan utusan Kementerian Sosial RI dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi widiyani Kabid Perlinjamsos dan Ita Listiani Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA).

Dalam penyerahan bantuan bencana banjir secara simbolis kepada Kelurahan Dalpenang dan Rongtengah dengan total nilai bantuan Rp 132.878.800.

Pasca banjir Sampang selama 2 hari menggenangi 4 Desa dan 3 Kelurahan di Kecamatan Sampang (28-29/01/2019) beberapa hari lalu, menarik perhatian dari Komisi VIII DPR RI dengan kunjungan langsung ke lokasi banjir dan memberikan bantuan dari Kementerian Sosial RI.

Dari pantauan monitoring bratapos.com rombongan Komisi VIII DPR RI tiba di lokasi acara sekitar pukul 11.45 Wib. Lokasi acara di Pos proyek pembangunan pengendali banjir Kali Kemuning jalan Raya Panggung Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur.

Perwakilan Komisi VIII DPR RI dari Kabupaten Sampang KH Jakfar Sodiq juga ikut rombongan dan hal yang menarik lagi, tak ketinggalan ikut dalam rombongan adalah artis ternama Desy Ratnasari anggota DPR-RI Komisi VIII yang menjadi perhatian publik.

Keterangan KH Jakfar sodiq terkait penanganan banjir di kabupaten sampang mengatakan. “Jadi saya melihat penanganan banjir di sampang ini ada hambatan belom tuntas,yang pertama adalah untuk pembebasan tanah membutuhkan dana 200 Milyar,” katanya.

Sedangkan untuk membangun sodetan yang lebarnya 73m panjang nya 70m itu di butuhkan dana sekurang kurang nya 400 M, imbuhnya. Kami komisi VIII sepakat angka 600 M bahkan mungkin hampir 1 trilyun itu akan kami perjuangkan untuk mengatasi banjir di sampang, terangnya.

IMG-20190206-WA0038

Saya akan minta pada bapak presiden melalui komisi VIII segera sampang di bantu setidak tidaknya 600 M untuk supaya banjir ini tuntas. Berharap masyarakat sampang terbebas dari banjir.

Saya ini orang kota sejak saya sebelum lahir sampai saya usia 52 tahun hari ini banjir masih tetap berlangsung,” jelasnya.

Saat ditanya dana tersebut yang sebelumya di dominasi oleh BPBS dan untuk tambahanya ini mau alihkan malalui kemana.

“Ya kalau permintaan pusat sebanarnya 600 M, ini siap di luncurkan asal Pemda sampang menyediakan tanah yang 200 M tadi itu yang di maksud pembebasan lahannya. Andai kata pemda sampang mampu 400 M untuk sodetan ini itu bisa segera di luncurkan,” jawabnya.

Disisi lain Anang Djoenaidi Kepala BPBD mengatakan, kami mengapresiasi sekali dan berterimakasih pada ketua dan anggota komisi VIII DPR RI ternyata beliau beliaunya sangat inten dan sangat memperhatikan sampang selama ini.

“Beliau juga mendesak selain BNPB Kementrian yang lain kemetrian PUPR, kementrian Sosial, supaya memperhatikan pembangunan pengendalian banjir di sampang,” imbuhnya.

Reporter : ryn/far

Editor : nurdiana

Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA